Pemutakhiran Kurikulum dalam Rangka Persiapan Asesmen Lapangan Daring Program Studi S1 Farmasi

Berkenaan dengan akan dilaksanakannya Asesmen Lapangan Daring (ALD) Program Studi S1 Farmasi, maka atas seijin Ketua STIKes Buleleng, bapak Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., Pemutakhiran Kurikulum oleh narasumber bapak Drs. Fauzi Kasim, M.Kes., Apt. dilaksanakan secara daring pada Selasa, 1 Juni 2021. Adapun peserta yang juga hadir yaitu Sekretaris Ketua, bapak Ns. Made Yos Kresnayana, S.Kep., M.Kep., Ketua Senat, ibu Ns. I Dewa Ayu Rismayanti, S.Kep., M.Kep., M.Si., LPM, LPPM, para Wakil Ketua, para Kepala Program Studi, penanggungjawab kriteria, para tenaga pendidik dan juga tenaga kependidikan.

Di dalam penyusunan kurikulum, dipandang perlu untuk melibatkan berbagai hal sehingga kurikulum yang baik dapat tersusun seperti misalnya peraturan perundang-undangan yang melandasi penyusunan kurikulum, stakeholder yang terlibat, dan benchmark atau tolak ukur. Tolak ukur ini digunakan untuk membandingkan antara kurikulum yang ada dengan kurikulum di perguruan tinggi lain secara nasional dan internasional paling tidak setingkat ASEAN. Materi dan metode pada penyusunan kurikulum juga sebaiknya bersifat adaptif menyesuaikan dengan perkembangan zaman termasuk iptek. Setelah kurikulum tersusun dengan baik maka evaluasi perlu dilaksanakan yang melibatkan tindak lanjut terhadap hasil yang telah diperoleh.

Tidak hanya prihal kurikulum, tanya jawab dengan narasumber mengenai persiapan ALD juga dilaksanakan yang tentu saja dapat memberikan gambaran kepada seluruh pihak STIKes Buleleng yang terlibat dalam kegiatan akreditasi “Presentasi harus dipersiapkan dengan baik yang melibatkan presentasi sarana, prasarana, dan proses pembelajaran sehingga hal-hal yang tidak dapat dicantumkan dalam borang tetap dapat tersampaikan yang tentu akan menjadi nilai tambah. Borang kinerja dan evaluasi diri perlu dicek dengan seksama karena asesor akan memverivikasi seluruh data yang dipaparkan melalui dokumen-dokumen tersebut. Data yang ada juga dapat ditampilkan melalui video sehingga dapat menjadi bukti pelaksanaan program yang dilaporkan. Kemudian, adakan simulasi wawancara sehingga koordinasi yang baik akan muncul di antara seluruh pihak terkait, termasuk BAAK dan BUK.” ungkap Drs. Fauzi.

 “Di dalam presentasi juga sebaiknya menyampaikan hal-hal yang perlu digarisbawahi pada setiap kriteria. Seperti misalnya pada kriteria 3, jumlah mahasiswa dapat ditayangkan sekilas saja. Tekankan pada bagaimana proses perekrutan mahasiswa berlangsung, apa saja layanan yang diberikan kepada mahasiswa, dan bagaimana kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan program studi dan unit pengelola.” tambahnya.

Ketua STIKes Buleleng sangat mengapresiasi kegiatan kali ini. Beliau juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada narasumber yang senantiasa memberikan dukungan dalam berbagai bentuk kepada lembaga kita tercinta ini. Melalui pemutakhiran kurikulum diharapkan dapat memberikan pandangan baru kepada para dosen dalam penyusunan dan evaluasi kurikulum sehingga kurikulum yang ada dapat dijadikan sebagai acuan atau pedoman dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran yang terintergrasi dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi sehingga dapat tercipta lulusan yang siap pakai ke depannya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top