
Kabar membanggakan datang dari Program Studi S1 Keperawatan dan Program Profesi Ners STIKES BULELENG yang secara resmi meraih predikat AKREDITASI UNGGUL dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM-PTKes) berdasarkan Surat Keputusan Nomor 0211/LAM-PTKes/Akr/Sar/IV/2026 untuk Prodi S1 Keperawatan dan 0212/LAM-PTKes/Akr/Sar/IV/2026 untuk Prodi Profesi Ners yang ditetapkan pada tanggal 25 April 2026.
Prestasi ini menandai pengakuan tertinggi atas mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang secara konsisten dijalankan oleh civitas akademika kedua program studi tersebut selama lima tahun terakhir dengan melibatkan dosen berpengalaman dan fasilitas laboratorium bertaraf nasional. Dengan capaian ini, STIKES BULELENG semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pusat pendidikan tenaga kesehatan unggulan di kawasan Indonesia bagian barat dan tengah yang terus berkomitmen melahirkan lulusan perawat profesional berdaya saing global.
Proses penilaian akreditasi yang berlangsung selama 5 hari penuh meliputi evaluasi dokumen, survei lapangan, wawancara dengan mahasiswa dan alumni, serta audit langsung terhadap 8 standar mutu, antara lain kurikulum berbasis outcome-based education (OBE), kualifikasi dosen, sarana prasarana praktik klinik, dan sistem penjaminan mutu internal.
Program Studi S1 Keperawatan juga dinilai unggul dalam hal penelitian terapan, terbukti dengan dihasilkannya publikasi bereputasi nasional dan artikel internasional terindeks Scopus dalam tiga tahun terakhir, serta paten sederhana di komplementer dan bidang teknologi keperawatan dan alat bantu kesehatan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif dosen-dosen yang mayoritas bergelar magister dan doktor di bidang keperawatan, didukung oleh tenaga laboran yang terampil dalam mengoperasikan simulator pasien canggih seperti mannequin high-fidelity dan virtual reality nursing lab.
Tidak hanya itu, sistem monitoring capaian pembelajaran berbasis digital yang dikembangkan oleh prodi memudahkan dosen pembimbing akademik untuk melacak perkembangan kompetensi mahasiswa secara real-time sehingga setiap potensi masalah belajar dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sejak dini.
Kaprodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners, Ns. Ni Made Dwi Yunica Astriani, S.Kep., M.Kep. dalam konferensi pers pembacaan SK yang digelar di kampus 1 STIKES Buleleng, menyampaikan rasa syukur dan bangga yang mendalam atas capaian ini karena akreditasi unggul merupakan hasil kerja keras seluruh tim yang sudah berjalan tanpa henti sejak program studi pertama kali dibuka pada tahun 2015.
“Kami ingin menunjukkan bahwa lulusan keperawatan dari STIKES BULELENG tidak hanya kompeten secara teknis dalam memberikan pelayanan medis dasar dan komplementer, tetapi juga memiliki karakter empati, integritas, dan kemampuan komunikasi yang sangat baik sesuai kebutuhan rumah sakit modern maupun puskesmas di daerah terpencil,” ungkap Ns. Ni Made Dwi Yunica Astriani, S.Kep., M.Kep. dengan nada haru sekaligus optimistis.
Lebih lanjut beliau menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi kurikulum dengan mengintegrasikan mata kuliah digital health, kecerdasan buatan dalam manajemen pasien, serta pelatihan kepemimpinan perawat pada tingkat nasional dan internasional mengingat tantangan kesehatan global yang terus berubah pascapandemi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi., M.Kes., menyampaikan rasa bahagianya dengan raihan akreditasi ini sehingga dapat menjadi modal besar untuk membuka dan menambah kerja sama dengan dunia usaha dan industri hingga universitas terkemuka baik didalam negeri maupun luar negeri. Beliau pun berharap masyarakat calon mahasiswa baru tidak ragu lagi untuk mendaftarkan diri pada tahun ajaran 2026/2027.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ns. Made Yos Kresnayana, S.Kep., M.Kep., menegaskan bahwa status unggul ini sangat membanggakan. Keberhasilan tersebut disebutnya sebagai buah dari penerapan metode pembelajaran berbasis simulasi dan bedside teaching yang intensif di rumah sakit pendidikan dan laboratorium keterampilan klinik yang terbuka bagi mahasiswa profesi.

“Mahasiswa S1 Keperawatan dan Profesi Ners kami tidak hanya ditempatkan di ruang rawat inap biasa, tetapi juga diberi kesempatan rotasi di unit gawat darurat, ICU, NICU, dan ruang isolasi penyakit infeksi emergensi, sehingga mereka benar-benar siap kerja dengan mental tangguh dan keterampilan prosedural teruji,” jelas Bapak Ketua Yayasan seraya memamerkan data monitoring klinik yang menunjukkan bahwa 98 persen alumni langsung terserap dunia kerja dalam waktu kurang dari tiga bulan setelah kelulusan.
Rumah sakit mitra secara rutin memberikan testimoni positif bahwa lulusan STIKES Buleleng memiliki tingkat adaptasi yang cepat dan mampu mengimplementasikan evidence-based nursing practice dalam setiap asuhan yang diberikan. Bahkan, beberapa alumni kini dipercaya menjadi kepala ruang di rumah sakit tipe B dan dosen tamu di politeknik kesehatan negeri berkat kompetensi manajerial yang diasah melalui program magang manajemen keperawatan sejak masa pendidikan.
Lebih jauh, asesor LAM-PTKes dalam laporan akhirnya juga menyoroti tata kelola program studi yang sangat baik, terutama keberadaan unit jaminan mutu internal yang aktif melakukan audit monev setiap semester secara independen dan melibatkan pihak eksternal dari asosiasi rumah sakit daerah. Unit ini secara periodik mengundang pengguna lulusan, alumni, dan pakar kurikulum untuk duduk bersama dalam forum refleksi guna memperbaiki kelemahan pembelajaran yang ditemukan di lapangan seperti kesenjangan antara teori dan praktik dalam manajemen nyeri nonfarmakologi.
Hasil dari perbaikan tersebut langsung diimplementasikan pada modul praktikum dan kasus-kasus dalam ujian OSCE (Objective Structured Clinical Examination) sehingga mahasiswa tidak pernah ketinggalan dengan perkembangan standar asuhan terkini. Sistem penelusuran alumni (tracer study) yang terintegrasi dengan aplikasi karier STIKES BULELENG juga mencatat bahwa lulusan melanjutkan studi ke jenjang magister di dalam dan bekerja luar negeri, sementara sebagian lagi menjadi perawat spesialis komunitas yang tersebar di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan melalui program pengabdian dosen dan mahasiswa.
Dengan demikian, akreditasi unggul bukanlah titik akhir tetapi menjadi titik awal bagi Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners untuk menapaki level internasional dan meningkatkan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan yang merata di Indonesia.
Selamat kepada Prodi S1 Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Kesehatan Gemilang atas predikat AKREDITASI UNGGUL.
KUI_humas