DANDIM 1609/BULELENG BERIKAN MATERI “KEHIDUPAN BERBANGSA, BERNEGARA DAN PEMBINAAN KESADARAN BELA NEGARA” DALAM PKKMB 2026 STIKES BULELENG

Dalam rangka membentuk generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki jiwa nasionalisme yang kokoh dan pemahaman mendalam tentang hak serta kewajiban sebagai warga negara, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng kembali menyelenggarakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027 yang menghadirkan narasumber istimewa dari jajaran TNI, yakni Letkol. Inf. Achmad Setyawan Syah, S.Pd.,M.I.P. selaku Komandan Kodim 1609/Buleleng, untuk memberikan materi bertajuk “Kehidupan Berbangsa, Bernegara dan Pembinaan Kesadaran Bela Negara” kepada seluruh mahasiswa baru yang dengan penuh semangat mengikuti rangkaian acara orientasi kampus yang berlangsung di lingkungan Kampus STIKES Buleleng.

Kegiatan PKKMB yang merupakan agenda tahunan wajib bagi setiap perguruan tinggi ini menjadi momen strategis bagi STIKES Buleleng untuk membekali para mahasiswa barunya dengan wawasan kebangsaan yang komprehensif, mengingat peran penting generasi muda dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah arus globalisasi yang semakin deras serta berbagai ancaman ideologi yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

Dandim 1609/Buleleng dalam pemaparannya di hadapan ratusan mahasiswa baru yang terdiri dari berbagai program studi kesehatan tersebut menekankan bahwa pemahaman tentang kehidupan berbangsa dan bernegara bukanlah sekadar pengetahuan teoritis yang hanya dihafal, melainkan sebuah nilai luhur yang harus diinternalisasi dan diimplementasikan dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kampus, masyarakat, maupun dalam pergaulan yang lebih luas.

Lebih lanjut, orang nomor satu di jajaran Kodim 1609/Buleleng ini menjelaskan bahwa kesadaran bela negara merupakan sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, yang diwujudkan dalam bentuk kesiapsiagaan dan kerelaan untuk berkorban demi mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan negara dari berbagai macam ancaman, baik yang bersifat fisik maupun non-fisik, yang datang dari dalam maupun dari luar negeri.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim juga mengingatkan para mahasiswa baru STIKES Buleleng agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks dan berita bohong yang saat ini marak beredar di berbagai platform media sosial, karena kondisi tersebut dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa yang telah susah payah dibangun oleh para pendahulu, sehingga generasi muda diminta untuk lebih fokus mengejar pendidikan dan cita-cita daripada terseret dalam berbagai isu yang tidak bertanggung jawab yang dapat merusak masa depan mereka sendiri.

Materi yang disampaikan oleh Dandim 1609/Buleleng ini mencakup empat pilar konsensus kehidupan berbangsa dan bernegara yang terdiri dari Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar 1945 sebagai konstitusi, Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan pemersatu bangsa, yang kesemuanya harus menjadi pedoman bagi setiap warga negara Indonesia dalam berpikir, bersikap, dan bertindak di tengah masyarakat yang majemuk.

Tidak ketinggalan, Dandim juga menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan (agent of change) yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan di masa depan, sehingga mereka harus memiliki karakter yang kuat, disiplin yang tinggi, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi segala tantangan yang akan ditemui di kemudian hari.

Selain itu, pembinaan kesadaran bela negara yang diberikan oleh Dandim 1609/Buleleng kepada para mahasiswa baru ini juga bertujuan untuk menanamkan jiwa patriotisme dan cinta tanah air sejak dini, mengingat mahasiswa merupakan generasi penerus yang akan memegang tampuk kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang, sehingga bekal wawasan kebangsaan yang kuat menjadi sangat krusial untuk membentengi mereka dari pengaruh-pengaruh negatif yang dapat merusak moral dan semangat kebangsaan.

Para peserta PKKMB yang terdiri dari mahasiswa baru berbagai program studi di STIKES Buleleng terlihat sangat antusias dan serius dalam menyimak setiap materi yang disampaikan oleh Dandim, terbukti dari banyaknya pertanyaan kritis yang diajukan oleh para mahasiswa pada sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif dan dinamis, menunjukkan bahwa generasi muda saat ini memiliki kepedulian yang tinggi terhadap isu-isu kebangsaan dan keinginan yang besar untuk berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.

Ketua STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi., M.Kes. dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Dandim 1609/Buleleng beserta jajaran yang telah berkenan meluangkan waktu dan memberikan ilmu yang sangat berharga bagi para mahasiswa baru, karena materi yang disampaikan tidak hanya memperkaya wawasan kebangsaan mereka tetapi juga membentuk karakter dan mental yang tangguh sebagai calon tenaga kesehatan profesional yang kelak akan mengabdikan diri untuk masyarakat.

Kegiatan PKKMB yang menghadirkan Dandim 1609/Buleleng sebagai narasumber ini merupakan bagian dari komitmen STIKES Buleleng untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang kesehatan, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, dan kesadaran bela negara yang tinggi, sehingga mampu menjadi tenaga kesehatan yang tidak hanya pintar secara akademik tetapi juga memiliki jiwa sosial dan kepedulian terhadap bangsa dan negara.

Acara yang berlangsung di Kampus STIKES Buleleng ini dihadiri oleh seluruh civitas akademika, para dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan dari Kodim 1609/Buleleng yang turut mendampingi Dandim dalam memberikan pembekalan kepada para mahasiswa baru, dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar tanpa adanya kendala berarti yang berarti.

Dengan terselenggaranya kegiatan PKKMB 2026 ini, diharapkan para mahasiswa baru STIKES Buleleng dapat mengimplementasikan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang telah diperoleh selama masa orientasi ke dalam kehidupan sehari-hari, serta senantiasa memupuk kesadaran bela negara sebagai bagian dari identitas diri sebagai warga negara Indonesia yang baik dan bertanggung jawab.

Sinergi antara institusi pendidikan tinggi seperti STIKES Buleleng dengan TNI melalui Kodim 1609/Buleleng dalam kegiatan pembinaan generasi muda ini menjadi contoh nyata kolaborasi yang positif dalam rangka mencetak sumber daya manusia unggul yang berkarakter Pancasila dan siap menghadapi tantangan global, sekaligus menjadi bukti bahwa TNI selalu hadir di tengah-tengah masyarakat dalam upaya membangun kesadaran berbangsa dan bernegara sejak usia dini.

Pemberian materi tentang kehidupan berbangsa, bernegara, dan pembinaan kesadaran bela negara oleh Dandim 1609/Buleleng dalam PKKMB 2026 STIKES Buleleng ini diharapkan dapat menjadi fondasi yang kokoh bagi para mahasiswa baru dalam menjalani proses pendidikan di perguruan tinggi, sekaligus membentuk mereka menjadi generasi emas yang tangguh, berkarakter, dan siap mengabdi untuk kemajuan Indonesia menuju cita-cita Indonesia Emas 2045.

KUI_humas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top