PRODI APOTEKER STIKES BULELENG TINGKATKAN KUALITAS DENGAN BENCHMARKING DI UNIVERSITAS SETIA BUDI, SURAKARTA

Dalam langkah strategis untuk terus memacu peningkatan mutu pendidikan dan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja yang terus berubah secara dinamis, Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker STIKES Buleleng melaksanakan kegiatan benchmarking ke Universitas Setia Budi (USB) Surakarta, sebuah institusi pendidikan tinggi swasta terkemuka di Jawa Tengah yang telah memiliki pengalaman panjang dan reputasi mapan dalam penyelenggaraan program studi farmasi dan profesi apoteker sejak tahun 1983 melalui Yayasan Pendidikan Setia Budi .

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari penuh ini diikuti oleh jajaran pimpinan prodi, dosen, serta tenaga kependidikan yang didampingi langsung oleh Kepala Program Studi Profesi Apoteker STIKES Buleleng, Dr. apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., dan ketua GPM apt. Retno Lisnawati, S.Farm., M.Farm., dengan tujuan utama untuk menggali praktik baik, metode pembelajaran inovatif, serta sistem penjaminan mutu yang telah terbukti berhasil melahirkan lulusan apoteker yang kompeten dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Kunjungan ini tidak sekadar bersifat seremonial atau turis akademik biasa, melainkan merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan STIKES Buleleng untuk melakukan percepatan peningkatan kualitas prodi apoteker yang tergolong masih sangat muda, mengingat prodi ini baru resmi mendapatkan izin penyelenggaraan dari LLDIKTI Wilayah VIII pada tahun 2025 dan menjadi satu-satunya program studi profesi apoteker di perguruan tinggi swasta yang ada di kawasan Bali Utara.

Universitas Setia Budi Surakarta dipilih sebagai mitra benchmarking karena institusi ini memiliki pengalaman yang sangat kaya dalam pengelolaan pendidikan farmasi, mulai dari jenjang DIII Farmasi, DIII Analisis Farmasi dan Makanan, S1 Farmasi, Program Profesi Apoteker, dan Magiste Farmasi yang semuanya telah terakreditasi Baik Sekali dengan nilai yang sangat baik bahkan beberapa program studi telah berhasil meraih predikat akreditasi Unggul.

 Selain itu, USB Surakarta juga telah terakreditasi institusi B berdasarkan SK Ban-PT No.3285/SK/Ban-PT/akred/PT/IX/2017 dan tersertifikasi ISO 9001:2008, yang menunjukkan bahwa sistem manajemen mutu di kampus tersebut telah teruji dan terstandarisasi secara internasional, sebuah aspek yang sangat penting untuk dipelajari dan diadaptasi oleh STIKES Buleleng dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi akreditasi nasional maupun internasional di masa mendatang.

Rangkaian kegiatan benchmarking dimulai dengan sesi diskusi panel yang membahas secara mendalam tentang kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang telah diterapkan oleh Prodi Apoteker USB, termasuk mekanisme penyusunan Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), peta kurikulum yang terintegrasi dengan kebutuhan dunia industri, serta sistem evaluasi pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa (student-centered learning).

Tim dari USB yang dipimpin oleh Dekan Dr. apt. Iswandi, S.Si., M.Farm dan ada juga Wakil Dekan I, KPS Profesi Apoteker, memaparkan secara rinci bagaimana mereka melakukan pemetaan kompetensi lulusan berdasarkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan, seperti asosiasi profesi apoteker, rumah sakit, industri farmasi, dan apotek komunitas, sehingga kurikulum yang dihasilkan benar-benar relevan dan aplikatif di lapangan.

Hal ini menjadi bahan diskusi yang sangat hangat karena STIKES Buleleng sendiri baru saja memulai pelaksanaan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) perdana bagi mahasiswa angkatan pertamanya di berbagai fasilitas kesehatan seperti Lembaga Farmasi AD (LAFIAD), rumah sakit, puskesmas, apotek mitra, distributor farmasi, serta industri farmasi skala nasional, sehingga masukan tentang bagaimana menyelaraskan pembelajaran di kampus dengan pengalaman praktik di lapangan menjadi sangat krusial untuk segera diimplementasikan.

Sesi berikutnya difokuskan pada pengelolaan laboratorium farmasi dan fasilitas praktikum, di mana rombongan STIKES Buleleng diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai laboratorium canggih yang dimiliki oleh USB, seperti Laboratorium Kimia Farmasi, Laboratorium Farmakologi, Laboratorium Mikrobiologi, Laboratorium Teknologi Farmasi, serta Laboratorium Analisis Farmasi dan Makanan yang telah dilengkapi dengan peralatan mutakhir seperti High-Performance Liquid Chromatography (HPLC), Gas Chromatography (GC), dan spektrofotometer ultraviolet-visibel yang mendukung pembelajaran dan penelitian berkualitas tinggi.

Dr. apt. Iyan Hardiana mengungkapkan bahwa kunjungan ke laboratorium-laboratorium tersebut memberikan banyak inspirasi baru bagi STIKES Buleleng, terutama dalam hal tata kelola laboratorium yang aman, sistem pemeliharaan alat yang terstruktur, serta pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang sesuai dengan standar lingkungan.

“Kami melihat sendiri bagaimana USB mengelola laboratoriumnya dengan sangat profesional, mulai dari sistem booking pemakaian alat yang digital hingga prosedur penanganan limbah medis padat yang melibatkan pihak ketiga bersertifikat, dan ini adalah sesuatu yang ingin kami adaptasi secara bertahap di kampus kami di Buleleng,” ujar apt. Iyan dalam sesi diskusi.

Aspek lain yang tidak kalah penting dalam kegiatan benchmarking ini adalah pembahasan tentang sistem penjaminan mutu internal (SPMI) yang dijalankan oleh USB, termasuk mekanisme audit internal, evaluasi dosen oleh mahasiswa, tracer study lulusan, serta tindak lanjut atas temuan-temuan dari audit eksternal baik oleh LAM-PTKes.

Tim dari Lembaga Penjaminan Mutu USB menjelaskan bahwa mereka telah mengintegrasikan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA) ke dalam setiap proses penyelenggaraan pendidikan, mulai dari perencanaan pembelajaran, pelaksanaan perkuliahan, penilaian hasil belajar, hingga evaluasi dan perbaikan berkelanjutan yang didasarkan pada data dan bukti empiris.

Hal ini menjadi pelajaran berharga bagi STIKES Buleleng yang sedang mempersiapkan diri untuk mengajukan akreditasi bagi Prodi Apoteker yang masih tergolong baru, mengingat akreditasi merupakan salah satu syarat mutlak untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Sesi diskusi juga menyentuh topik tentang pengembangan dosen dan tenaga kependidikan, di mana USB berbagi pengalaman tentang program studi lanjut (S2 dan S3) bagi dosen, sertifikasi pendidik profesional, serta program pengembangan kompetensi pedagogik dan keilmuan secara berkala melalui workshop, seminar, dan pelatihan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Dr. apt. Iswandi menekankan bahwa investasi pada sumber daya manusia adalah kunci utama dalam membangun program studi yang unggul dan berkelanjutan, karena dosen yang kompeten dan termotivasi akan mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan dengan lebih efektif kepada mahasiswa, sekaligus menjadi teladan dalam hal etika profesi dan sikap profesional.

Lebih lanjut, USB juga memperkenalkan program “Overseas Stadium General” yang diselenggarakan secara rutin di Singapura setiap tahunnya, di mana mahasiswa diajak untuk mengunjungi institusi kesehatan dan pendidikan di luar negeri sehingga wawasan global mereka terus terasah dan mereka terbiasa dengan lingkungan internasional sejak masih duduk di bangku kuliah.

Menjelang akhir kunjungan, kedua belah pihak sepakat untuk menindaklanjuti hasil benchmarking ini dengan menyusun rencana kerja sama yang lebih konkret dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) yang akan mencakup berbagai kegiatan kolaboratif, seperti pertukaran dosen dan mahasiswa, penelitian bersama di bidang farmasi klinis dan teknologi farmasi, publikasi ilmiah di jurnal terakreditasi, serta pengembangan kurikulum bersama yang mengintegrasikan keunggulan masing-masing institusi.

Hal ini sejalan dengan komitmen STIKES Buleleng untuk terus memperluas jaringan kemitraan strategis, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing lulusan di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang menuntut standar kompetensi yang tinggi dan diakui secara lintas batas negara.

Ketua STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi., M.Kes., dalam pesan yang disampaikan secara virtual menegaskan bahwa pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah proaktif yang diambil oleh Prodi Apoteker dalam melakukan benchmarking dan membangun kerja sama dengan institusi terkemuka seperti USB Surakarta, karena hal ini sejalan dengan visi besar STIKES Buleleng untuk menjadi pusat unggulan pendidikan kesehatan di kawasan Indonesia Timur.

Dengan berakhirnya kegiatan benchmarking ini, tim Prodi Apoteker STIKES Buleleng pulang dengan membawa berbagai masukan berharga, rencana aksi konkret, serta semangat baru untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan jiwa pengabdian yang tinggi kepada masyarakat.

Rencana jangka pendek yang akan segera dilaksanakan adalah menyusun peta jalan (roadmap) peningkatan mutu prodi untuk tiga tahun ke depan, yang mencakup target-target spesifik seperti peningkatan kualifikasi dosen, pengembangan laboratorium terpadu, peningkatan jumlah publikasi ilmiah, serta persiapan menuju akreditasi unggul dari LAM-PTKes.

Selain itu, prodi juga akan segera menginisiasi program kuliah tamu dari praktisi farmasi berpengalaman di industri dan rumah sakit, serta memperluas jaringan tempat praktik kerja profesi apoteker (PKPA) tidak hanya di wilayah Bali tetapi juga di luar pulau, seperti yang telah mulai dilakukan melalui safari kerja sama ke Jakarta dan Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Semua upaya ini dilakukan dengan satu tujuan utama: mencetak apoteker-apoteker muda yang tidak hanya mahir dalam meracik obat dan memberikan konseling kepada pasien, tetapi juga memiliki jiwa kepemimpinan, integritas tinggi, serta komitmen kuat untuk memajukan pelayanan kefarmasian di Indonesia, terutama di daerah-daerah yang selama ini masih kekurangan tenaga apoteker profesional seperti di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya.

KUI_humas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top