Program Internasionalisasi dan Globalisasi STIKES Buleleng Laksanakan Visiting Lecturer and Research Presentations dengan Salah Satu Universitas Dari Filipina

Kolaborasi Internasional Ini Membuka Peluang Pertukaran Ilmu, Penguatan Riset, dan Pengembangan Pendidikan Kesehatan di Era Global

STIKES Buleleng kembali menorehkan prestasi gemilang dalam penguatan jejaring akademik internasional dengan menyambut kedatangan 15 orang pimpinan dan dosen dari Union Christian College (UCC), Filipina, dalam rangka program Visiting Lecturer and Research Presentations yang berlangsung selama lima hari penuh, mulai dari tanggal 15 Juli 2025.

Kunjungan ini tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi kedua institusi, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen STIKES Buleleng dalam membangun sinergi global untuk meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat di bidang kesehatan. Dalam acara pembukaan yang digelar di STIKES Buleleng Convention Center (SBCC) di Kampus 1 STIKES Buleleng, Ketua STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Kes., menyampaikan sambutan hangat sekaligus optimisme bahwa kolaborasi ini akan membawa dampak positif bagi pengembangan kurikulum, metodologi pembelajaran, dan inovasi riset kesehatan berbasis evidence-based practice. 

“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kehadiran para akademisi terkemuka dari Union Christian College (UCC), Filipina, yang telah meluangkan waktu untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, serta hasil riset mutakhir mereka bersama civitas akademika STIKES Buleleng,” ujar Dr. Sundayana dengan penuh antusias. Ia menekankan bahwa program ini sejalan dengan visi STIKES Buleleng untuk menjadi pusat unggulan pendidikan kesehatan yang berdaya saing global, sekaligus memperkuat posisi Indonesia khususnya Bali, sebagai destinasi pendidikan kesehatan bertaraf internasional.

Di sisi lain, Dr. Marilou L. Agustin, Vice President for Academic Affairs, UCC, menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya UCC untuk memperluas perspektif akademik dosen dan mahasiswanya melalui pertukaran budaya, ilmu, dan praktik terbaik dalam pendidikan kesehatan. “Kami percaya bahwa kerja sama dengan STIKES Buleleng akan membuka pintu bagi penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah bersama, dan bahkan program pertukaran pelajar di masa depan,” tambah Dr. Agustin.  Sebanyak 15 orang pimpinan dan dosen yang menjadi delegasi UCC akan terlibat dalam serangkaian kegiatan akademik yang padat, mulai dari kuliah umum tentang tren terkini keperawatan dan kesehatan masyarakat, presentasi hasil penelitian, hingga workshop metodologi riset yang difasilitasi oleh para ahli dari kedua institusi.

Topik utama yang akan dibahas adalah “Institutional Readiness in ADL of a Higher Education Institution” yang dipaparkan oleh Dr. Cherrel Ignacio, Dean, School of Education, Arts and Sciences dan “Inclusivity Assessment in Higher Education Institution” yang dipaparkan oleh Prof. Teofilo B. Damoco Research Director (Head of the Delegation). Pemaparan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para dosen dan mahasiswa STIKES Buleleng dalam mengembangkan intervensi kesehatan berbasis komunitas. Selain itu, delegasi UCC juga akan mengunjungi beberapa fasilitas Kampus STIKES Buleleng dari Kampus 1, Kampus 2, Kampus 3 dan Mini Hospital STIKES Buleleng. 

Tidak hanya fokus pada aspek akademik, kegiatan ini juga dirancang untuk memperkaya pemahaman budaya antara kedua belah pihak melalui sesi pertukaran budaya, dimana para dosen dari Filipina akan mempresentasikan kekayaan budaya Filipina, sementara STIKES Buleleng memperkenalkan seni dan tradisi Bali melalui tarian dan kuliner khas. “Ini adalah kesempatan emas bagi kami untuk tidak hanya belajar dari sudut pandang akademis, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya yang memengaruhi praktik kesehatan di kedua negara,” ungkap Prof. Teofilo B. Damoco, selaku Ketua delegasi UCC yang ahli dalam bidang pendidikan kesehatan. 

Program Visiting Lecturer and Research Presentations ini merupakan buah dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani oleh STIKES Buleleng dan UCC pada awal tahun 2023, dengan tujuan menciptakan kerangka kerja jangka panjang untuk kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan profesional.

Kedua institusi sepakat untuk terus menjajaki peluang baru, seperti exchanges programs, joint research, dan international conferences yang melibatkan akademisi dari berbagai negara. “Kami berkomitmen untuk tidak berhenti pada kegiatan ini saja, tetapi akan terus mendorong inisiatif-inisiatif lain yang dapat mempererat hubungan antara STIKES Buleleng dan UCC,” tegas Dr. Ns. I Wayan Antariksawan, S.Kep., MAN., DNM., Kepala Kantor Urusan Internasional, Humas, Kerjasama dan Protokoler STIKES Buleleng. 

Dengan diselenggarakannya acara ini, STIKES Buleleng semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu institusi pendidikan kesehatan terdepan di Indonesia yang aktif dalam membangun jaringan global. Diharapkan, kolaborasi semacam ini tidak hanya meningkatkan reputasi akademik STIKES Buleleng, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi penguatan sistem kesehatan di Indonesia melalui transfer pengetahuan dan inovasi dari para ahli internasional. 

KUI_humas

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top