Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., Jadi Narasumber Kuliah Pakar di Universitas YPIB Majalengka Dengan Tema Kuliah Pakar, “Innovative Trends and Technologies in Ethnomedicine”

Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., baru-baru ini hadir sebagai narasumber dalam acara Kuliah Pakar yang diselenggarakan oleh Fakultas Farmasi Universitas Yayasan Pendidikan Imam Bonjol (YPIB) Majalengka. Kegiatan ini mengusung tema, “Innovative Trends and Technologies in Ethnomedicine”, dan dihadiri oleh ratusan peserta, termasuk mahasiswa, dosen, serta praktisi farmasi dari berbagai daerah. Acara ini menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan terkini tentang perkembangan teknologi dan inovasi dalam bidang etnomedisin, yang merupakan salah satu bidang penting dalam dunia farmasi modern.
Latar Belakang Kegiatan

Etnomedisin, atau pengobatan berbasis tradisi dan budaya, telah menjadi fokus penelitian dan pengembangan di dunia farmasi. Dengan semakin tingginya minat terhadap pengobatan alami dan berbasis bahan lokal, inovasi dan teknologi dalam bidang ini menjadi sangat penting. Universitas YPIB Majalengka, sebagai salah satu institusi pendidikan yang peduli terhadap perkembangan ilmu farmasi, mengadakan Kuliah Pakar ini untuk memberikan wawasan baru kepada mahasiswa dan praktisi farmasi.
Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., dipilih sebagai narasumber karena pengalamannya yang luas dalam penelitian etnomedisin dan inovasi teknologi farmasi. Kehadirannya diharapkan dapat memberikan inspirasi dan pengetahuan baru bagi peserta.
Tujuan Kegiatan
Kuliah Pakar ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
1. Memberikan pemahaman tentang tren dan inovasi terkini dalam bidang etnomedisin.
2. Mendorong mahasiswa dan praktisi farmasi untuk mengembangkan penelitian berbasis etnomedisin.
3. Memperkenalkan teknologi terkini yang dapat digunakan dalam pengembangan obat berbasis bahan alam.
4. Membangun jaringan dan kolaborasi antara STIKES Buleleng dan Universitas YPIB Majalengka dalam bidang penelitian dan pengembangan farmasi.
Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Kuliah Pakar ini dilaksanakan pada tanggal 20 Maret 2025 di Aula Utama Universitas YPIB Majalengka. Acara ini dibagi menjadi beberapa sesi, termasuk pembukaan, penyampaian materi, diskusi, dan penutupan. Berikut adalah rincian pelaksanaannya:
1. Pembukaan Acara
Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Farmasi YPIB, apt. H. Ahmad Azrul Zuniarto, M.Farm. Dalam sambutannya, bliau menyampaikan pentingnya acara ini bagi pengembangan ilmu farmasi. “Kuliah Pakar ini merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk belajar dari pakar di bidang etnomedisin. Semoga acara ini dapat memberikan inspirasi dan wawasan baru,” ujarnya.
2. Penyampaian Materi oleh apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm.
Sebagai narasumber utama, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., menyampaikan materi dengan judul, “Innovative Trends and Technologies in Ethnomedicine”. Materi yang disampaikan meliputi:
– Pengertian dan Ruang Lingkup Etnomedicine: apt. Iyan menjelaskan konsep dasar etnomedisin dan pentingnya pengobatan berbasis budaya dalam dunia farmasi modern.
– Tren dan Inovasi Terkini: Ia memaparkan berbagai tren dan inovasi teknologi dalam pengembangan obat berbasis bahan alam, termasuk penggunaan bioteknologi dan nanoteknologi.
– Studi Kasus dan Aplikasi Praktis: apt. Iyan membagikan beberapa studi kasus sukses dalam penelitian etnomedisin, termasuk pengembangan obat herbal yang telah teruji klinis.
– Tantangan dan Peluang: Ia juga membahas tantangan yang dihadapi dalam penelitian etnomedisin, seperti standardisasi bahan baku dan regulasi, serta peluang yang dapat dimanfaatkan untuk pengembangan lebih lanjut.
Materi disampaikan dengan metode yang interaktif, dilengkapi dengan presentasi visual dan contoh-contoh konkret. Hal ini membuat peserta lebih mudah memahami dan tertarik dengan topik yang dibahas.
3. Sesi Diskusi dan Tanya Jawab
Setelah penyampaian materi, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan, mulai dari teknis penelitian hingga peluang karir di bidang etnomedisin. apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., dengan sabar menjawab setiap pertanyaan dan memberikan saran yang bermanfaat.
Dampak Kegiatan
Kegiatan Kuliah Pakar ini berhasil menciptakan dampak positif bagi peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman tentang etnomedisin dan inovasi teknologi farmasi. Beberapa hasil yang dicapai antara lain:
1. Meningkatnya pengetahuan peserta tentang tren dan inovasi terkini dalam bidang etnomedisin.
2. Terinspirasinya mahasiswa dan praktisi farmasi untuk mengembangkan penelitian berbasis etnomedisin.
3. Terbangunnya jaringan dan kolaborasi antara STIKES Buleleng dan Universitas YPIB Majalengka dalam bidang penelitian dan pengembangan farmasi.
Testimoni Peserta
Salah satu peserta, Rizki, mahasiswa Program Studi Farmasi Universitas YPIB Majalengka, mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti acara ini. “Saya sangat terinspirasi dengan materi yang disampaikan oleh apt. Iyan Hardiana. Acara ini membuka wawasan saya tentang peluang besar di bidang etnomedisin,” ujarnya.
Dekan Fakultas Farmasi YPIB, apt. H. Ahmad Azrul Zuniarto, M.Farm. juga menyampaikan apresiasinya. “Kuliah Pakar ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa dan dosen. Kami berharap dapat mengadakan acara serupa di masa depan,” ujarnya.
Harapan ke Depan

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerjasama yang lebih luas antara STIKES Buleleng dan Universitas YPIB Majalengka. Kedua institusi berencana untuk mengadakan kegiatan lanjutan, seperti seminar, workshop, dan penelitian bersama, untuk memperkuat kerjasama ini. Selain itu, STIKES Buleleng juga akan terus berinovasi dalam menyediakan program pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan.
Kesimpulan
Kehadiran Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., sebagai narasumber dalam Kuliah Pakar di Universitas YPIB Majalengka telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan ilmu farmasi, khususnya dalam bidang etnomedisin. Melalui acara ini, peserta mendapatkan wawasan baru tentang tren dan inovasi terkini, serta terinspirasi untuk mengembangkan penelitian berbasis bahan alam. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, STIKES Buleleng siap mencetak tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan berdedikasi tinggi untuk masa depan Indonesia.
Penutup
Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam acara ini. Ketua Program Studi Farmasi Universitas YPIB Majalengka juga menyampaikan harapannya agar kerjasama antara kedua institusi dapat terus terjalin.
KUI_humas