RAYAKAN HUT BPOM KE-24 PRODI S1 FARMASI STIKES BULELENG IKUT SERTA DALAM KEGIATAN GEBYAR SAFARI KESEHATAN DI TAMAN KOTA SINGARAJA

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang ke-24, Program Studi (Prodi) S1 Farmasi STIKES Buleleng turut berpartisipasi dalam kegiatan Safari Kesehatan di Tama Kota Singaraja. Pelayanan kesehatan berupa pemeriksaan gratis gula darah, kolesterol dan tekanan darah menarik minat masyarakat yang hadir meramaikan kegiatan tersebut.

Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng berkesempatan untuk berkolaborasi dengan BPOM serta pihak terkait dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat mengenai pemilihan obat dan makanan yang aman dan berkualitas. Peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengawasan obat dan makanan yang beredar di pasaran diperoleh dari penjelasan-penjelasan langsung pada pojok edukasi obat dari mahasiswa dan dosen Prodi S1 Farmasi.   

Latar Belakang Kegiatan Safari Kesehatan

Kegiatan Safari Kesehatan dalam rangka HUT BPOM ke-24 ini merupakan bagian dari upaya BPOM untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengawasan terhadap produk obat dan makanan. BPOM sendiri memiliki peran yang sangat vital dalam memastikan kualitas, keamanan, dan efektivitas obat serta pangan yang beredar di Indonesia. Selain itu, BPOM juga berkomitmen untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya produk palsu atau ilegal yang sering beredar di pasaran.

Safari Kesehatan ini dilaksanakan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi, tenaga medis, serta organisasi kesehatan lainnya. Dalam kegiatan ini, para peserta diajak untuk lebih memahami tentang cara-cara mengenali produk yang tidak sesuai standar serta pentingnya memastikan obat dan makanan yang dikonsumsi aman untuk tubuh.

Partisipasi Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng

Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, yang merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi dan satu-satunya di Buleleng, Bali yang telah meraih AKREDITASI BAIK SEKALI memiliki peran penting dalam kegiatan ini. Sebagai bagian dari program studi yang mendalami ilmu farmasi dan pengawasan obat, mahasiswa dan dosen Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng berkesempatan untuk berperan aktif dalam berbagai rangkaian acara yang diselenggarakan dalam Safari Kesehatan ini.

Dalam kegiatan yang berlangsung di sejumlah lokasi di Kabupaten Buleleng, mahasiswa dan dosen STIKES Buleleng tidak hanya berpartisipasi dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat, tetapi juga ikut serta dalam pemeriksaan produk obat dan makanan yang beredar. Para mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini mendapatkan kesempatan untuk mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di kampus dengan memberikan informasi langsung kepada masyarakat mengenai cara-cara memeriksa keaslian produk dan menghindari produk yang tidak terjamin keamanannya.

Ketua Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm. menjelaskan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat serta memperluas pemahaman tentang pentingnya pengawasan terhadap obat dan makanan. “Sebagai institusi pendidikan, kami merasa bangga bisa berkontribusi langsung dalam kegiatan ini. Kami ingin agar mahasiswa kami tidak hanya mendapatkan teori di dalam kelas, tetapi juga bisa langsung terlibat dalam meningkatkan kesadaran masyarakat,” ujarnya.

Rangkaian Acara Safari Kesehatan

Safari Kesehatan dalam rangka HUT BPOM ke-24 ini berlangsung selama beberapa hari dan mencakup berbagai kegiatan seperti penyuluhan, pemeriksaan produk, serta pelatihan kepada masyarakat. Para peserta kegiatan ini terdiri dari masyarakat umum, pelaku usaha kecil, dan mahasiswa, yang diajak untuk memahami pentingnya memilih produk yang aman dan berkualitas.

Di antara acara yang paling menarik adalah sesi penyuluhan langsung yang dilakukan oleh mahasiswa dan dosen Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng. Dalam sesi ini, mereka memberikan edukasi tentang cara membaca label obat dan pangan, bagaimana mengidentifikasi produk yang terdaftar di BPOM, serta apa yang harus dilakukan jika menemukan produk yang mencurigakan.

Selain itu, kegiatan pemeriksaan produk juga dilakukan untuk mendeteksi apakah ada produk obat dan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan. Masyarakat diajak untuk bersama-sama memeriksa kemasan obat dan makanan yang mereka beli, serta diajarkan cara melaporkan produk-produk yang dianggap ilegal atau berbahaya.

Peran Mahasiswa dalam Safari Kesehatan

Sebagai bagian dari pengabdian masyarakat, mahasiswa Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng berperan aktif dalam setiap kegiatan Safari Kesehatan ini. Mereka tidak hanya bertindak sebagai penerima materi, tetapi juga sebagai penyuluh yang memberikan informasi langsung kepada masyarakat.

Salah satu mahasiswa yang terlibat, Eka Saputra, mengatakan bahwa kegiatan ini memberi banyak pengalaman berharga. “Saya merasa sangat bangga bisa terlibat dalam acara ini. Selain bisa berbagi ilmu dengan masyarakat, saya juga belajar banyak tentang bagaimana cara menjelaskan informasi yang teknis dengan cara yang mudah dipahami oleh orang awam,” kata Eka.

Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan semacam ini juga memberikan dampak positif bagi proses pembelajaran mereka. Mereka dapat mengembangkan keterampilan komunikasi, mengasah kemampuan problem solving, serta memperluas wawasan tentang praktik pengawasan obat dan makanan.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Kegiatan Safari Kesehatan yang melibatkan Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga memiliki dampak yang besar bagi masyarakat. Melalui penyuluhan dan pemeriksaan produk, masyarakat di Kabupaten Buleleng mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam mengenai bagaimana cara memilih obat dan makanan yang aman.

Beberapa peserta kegiatan mengungkapkan bahwa mereka merasa terbantu dengan adanya informasi yang diberikan, terutama mengenai cara-cara untuk memeriksa keaslian produk obat dan makanan yang mereka konsumsi. Masyarakat juga menjadi lebih waspada terhadap produk-produk yang mungkin tidak terdaftar di BPOM atau memiliki label yang tidak jelas.

Seorang peserta dari desa setempat, Ni Luh Sri, menyatakan, “Kami merasa lebih tahu sekarang bagaimana cara membedakan obat yang aman dan yang tidak. Ini sangat membantu kami agar tidak tertipu oleh produk yang mungkin berbahaya.”

Harapan dan Tindak Lanjut

Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan efek jangka panjang dalam hal kesadaran kesehatan dan pengawasan produk. Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan semacam ini, baik dalam bentuk penyuluhan kesehatan maupun pengawasan produk, sebagai bagian dari tanggung jawab mereka untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan cerdas dalam memilih produk yang aman.

Ke depan, STIKES Buleleng berharap bisa berkolaborasi lebih intensif dengan BPOM dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat tentang regulasi obat dan makanan. Selain itu, pihak kampus juga berencana untuk memperluas program pengabdian masyarakat lainnya yang dapat memberikan kontribusi nyata terhadap masyarakat Bali dan sekitarnya.

Penutup

Peringatan HUT BPOM ke-24 ini bukan hanya menjadi ajang evaluasi bagi BPOM, tetapi juga merupakan kesempatan bagi berbagai pihak, termasuk Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, untuk berperan aktif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengawasan obat dan makanan. Melalui kolaborasi yang solid antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih sehat dan aman dalam memilih produk yang dikonsumsi.

Dengan berakhirnya Safari Kesehatan ini, STIKES Buleleng berharap agar kegiatan serupa dapat terus diadakan untuk mengedukasi lebih banyak masyarakat. Sebagai bagian dari dunia pendidikan, STIKES Buleleng akan selalu berkomitmen untuk mendukung gerakan kesehatan yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa.

KUI_humas_protokoler

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top