KOLABORASI PENGMAS KEPERAWATAN KOMPLEMENTER LINTAS INSTITUSI TINGKAT NASIONAL

Poltekkes Denpasar, STIKES Buleleng, Bali dan Universitas Fort De Kock Bukittinggi, Sumatera Barat Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali

Pendahuluan

Desa Dawan Kaler (Dawan Utara), Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, menjadi lokasi kegiatan pengabdian masyarakat (Pengmas/PKm) yang melibatkan kolaborasi dari tiga institusi pendidikan tinggi kesehatan, yakni STIKES Buleleng, Bali; Poltekkes Denpasar, Bali dan Universitas Fort De Kock (UFDK) Bukittinggi, Sumatera Barat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat Desa Dawan Kaler melalui peningkatan kualitas kesehatan dengan pemeriksaan umum seperti pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah.

Selain itu, peserta pengmas hadir yang kebanyakan merupakan lansia mendapatkan tindakan terapi keperawatan komplementer seperti bekam, eletro magnetic terapi dan akupuntur hingga akupresur. Selesai mendapatkan terapi, masyarakat diberikan obat dasar guna mempertahankan kualitas kesehatannya kembali kerumah masing-masing.

Tujuan Kegiatan Pengabdian Masyarakat

Kegiatan pengabdian masyarakat ini diselenggarakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Dawan Kaler. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan, pemberian terapi komplementer dan obat dasar, serta pemberian bansos berupa sembako kepada perserta yang hadir. Dibantu oleh para kader Posyandu Desa Dawan Kaler, kegiatan ini berjalan dengan baik menarik peserta tak kurang dari 150 orang.

Kolaborasi Lintas Institusi

Kerja sama antara STIKES Buleleng, Poltekkes Denpasar, Bali dan Universitas Fort De Kock Bukittinggi Sumbar membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Setiap institusi berperan dalam bidangnya masing-masing untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada warga Desa Dawan Kaler.

STIKES Buleleng

STIKES Buleleng berfokus pada pemberian terapi hingga edukasi kesehatan menyasar balita dan anak-anak dengan pendampingnya. Dalam kegiatan ini, tim dari STIKES Buleleng memberikan penyuluhan perkembangan motorik anak-anak hingga memberikan terapi untuk meningkatkan perkembangan motorik anak.

Wakil Ketua 2 Bagian Keuangan dan SDM STIKES Buleleng, Ns. Made Yos Kresnayana, S.Kep., M.Kep. yang mewakili Ketua STIKES Buleleng menerangkan bahwa, “Dengan kegiatan pengmas ini, Mahasiswa STIKES Buleleng yang berkolaborasi dengan Mahasiswa Poltekkes Denpasar dan Mahasiswa UFDK diharapkan mampu memberikan terapi keperawatan komplementer kepada masyarakat. Hal ini juga dapat menjadi ajang berbagi atau sharing ilmu dan pengalaman diantara mahasiswa sebagai ranah implementasi fokus keilmuan keperawatan komplementer yang menjadi keunggulan institusi” pungkasnya.

Poltekkes Denpasar

Poltekkes Denpasar memberikan layanan kesehatan langsung kepada masyarakat melalui pemeriksaan medis gratis. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengukuran tekanan darah, cek gula darah, dan pemeriksaan kesehatan dasar lainnya. Warga yang membutuhkan perawatan lebih lanjut diberikan rekomendasi untuk pengobatan pada fasilitas kesehatan yang lebih lengkap seperti Puskemas hingga Rumah Sakit Daerah terdekat.

Dosen Politeknik Kesehatan Denpasar yang sekaligus merupakan pemilik Dawan Usadha, The Holistic Nursing & Home Care, Dr. I Wayan Suardana, S.Kep., Ns. M.Kep. menyampaikan bahwa, “kegiatan kolaborasi ini menjadi ajang untuk menanamkan keilmuan dan membuka wawasan mahasiswa dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat atau pasien. Pengalaman ini diharapkan dapat dibawa kembali ke insitusi masing-masing dan mengembangkan praktik mandiri keperawatan komplementer guna membantu semakin banyak orang untuk meningkatkan kesehatannya”.

Universitas Fort De Kock Bukittinggi

Sementara itu, Universitas Fort De Kock Bukittinggi turut memberikan pelayanan praktik keperawatan komplementer pada komunitas atau masyarakat yang diboyong dari Sumatera Barat. Pada kesempatan ini, Ketua Program Studi Keperawatan, Dr. Yelmi Reni Puteri, MAN. yang mewakili institusi dan mendampingi mahasiswa yang sekaligus melakukan praktik keperawatan komplementer mengungkapkan bahwa, “Kegiatan ini merupakan upaya UFDK dalam memperluas cakupan layanan kesehatan berbasis keperawatan komplementer oleh perguruan tinggi. Kehadiran mahasiswa dalam pengabmas ini memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi mereka, sekaligus meningkatkan kemampuan profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat” pungkasnya.

Rangkaian Kegiatan Pengmas

Kegiatan Pengmas ini dimulai dengan sesi pengkajian yang dipandu oleh tim dari STIKES Buleleng dan Poltekkes Denpasar serta kader desa. Dalam sesi ini, masyarakat memberikan informasi pengkajian dasar terkait dengan status kesehatan klien sehingga dapat menegakkan terapi kompelementer dan pemberian pengobatan yang sesuai dengan keluhan. Kegiatan dilanjutkan pemeriksaan kesehatan seperti pemeriksaan tekanan darah, kolesterol, gula darah dan lainnya.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan memberikan terapi keperawatan komplementer dari STIKES Buleleng, Poltekkes Denpasar Universitas Fort De Kock Bukittinggi. Masyarakat tampak senang dan puas setelah beberapa menit diberikan tindakan seperti bekam, akupuntur, akupresur hingga terapi elektro magnetic.

Respon Positif Masyarakat

Masyarakat Desa Dawan Kaler menyambut baik kegiatan ini dengan antusias. Banyak warga yang merasa terbantu dengan informasi kesehatan yang diberikan. Mereka juga merasa sangat dihargai karena dapat memperoleh layanan medis gratis serta bansos yang berguna dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Salah satu warga yang sempat diwawancarai menyampaikan harapannya agar kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat dilaksanakan terus dengan rutin guna menjangkau lapisan masyarakat yang tidak terpenuhi pelayanan kesehatannya di Desa Dawan Kaler.

Dampak Jangka Panjang Pengmas

Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat Desa Dawan Kaler. Dengan adanya edukasi kesehatan, pemeriksaan medis, dan pemberian obat, masyarakat menjadi lebih siap untuk menjaga kesehatan mereka.

Kepala Humas STIKES Buleleng Dr. Ns. I Wayan Antariksawan, S.Kep., MAN., DNM. menyampaikan, “Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat jalinan hubungan antara institusi pendidikan dengan masyarakat, membangun kesadaran akan pentingnya peran serta dalam meningkatkan kualitas hidup bersama”.

“Melihat hasil positif dari kegiatan ini, diharapkan kerjasama antara STIKES Buleleng, Poltekkes Denpasar, dan Universitas Fort De Kock Bukittinggi dapat terus berlanjut. Program pengabdian kepada masyarakat seperti ini memiliki potensi besar untuk memberi dampak positif bagi lebih banyak desa di Bali dan daerah lainnya”, pungkasnya.

Penutup

Pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh STIKES Buleleng, Poltekkes Denpasar, dan Universitas Fort De Kock Bukittinggi Sumatera Barat di Desa Dawan Kaler, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali, berhasil memberikan manfaat nyata bagi masyarakat setempat. Kolaborasi antara tiga institusi ini diharapkan membawa perubahan positif, meningkatkan kesehatan dan pemberdayaan ekonomi warga. Kegiatan ini menjadi contoh nyata dari sinergi antara pendidikan dan masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan kesehatan bersama.

KUI_humas_protokoler

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top