LEMBAGA STIKES BULELENG SINGARAJA TERIMA TIM STUDI BANDING DAN IMPLEMENTASI MOU IKES RAJAWALI BANDUNG JAWA BARAT

Sebanyak 5 orang dosen dan kurang lebih 150 orang mahasiswa dari Institut Kesehatan Rajawali Bandung, Jawa barat, mengadakan kegiatan studi banding dan implementasi MOU pada hari Selasa 26 Juli 2022 sehari penuh di STIKes Buleleng Singaraja. Kegiatan terlaksana di Kampus 1 : Jln Raya Air Sanih km 11 Bungkulan, Kampus 2 : Jalan Raya Air Sanih km 3 Kubutambahan, SMK N Bali Mandara dan Banjar Jro desa Kubutambahan, Buleleng.

Kurang lebih pukul 09.00 WITA rombongan memasuki pelataran kampus 1 dan anggota rombongan yang lainnya langsung menuju ke-2 tempat penelitian di Banjar Jro Kubutambahan dan SMK N Bali Mandara. 5 orang dosen peninggi lembaga di antaranya :

  1. Ibu Lisbet Manalu S.Kep, Ns,. M.Kep (K. Prodi Keperawatan)
  2. Bapak Deri Rahmadan S.Kep, Ns,. M.Kep (bidang MOU)
  3. Risky Gumilang Pahlawan S.Kep, Ns,. M.Kep
  4. Ahmad Aripin S.Kep, Ns,. M.Kep
  5. Ariei Rahmadan S.Kep, Ns,MHPE

Ibu Lisbet dan Pak Deri Rahmadan dengan para mahasiswa di sambut di STIKes Buleleng Convention Center dalam propesi penyambutan oleh lembaga STIKes Buleleng Singaraja. Acara yang terkemas ditampilkan Pembukaan Tari Nelayan dari STIKes Buleleng, Tari Kreasi IKES Rajawali, ucapan selamat datang dari Ketua STIKes Buleleng, kata sambutan dari IKES Rajawali, ramah tamah, dan pemberian cinderamata.

Implementasi MOU diselenggarakan di 2 tempat dalam waktu bersamaan yaitu di SMK N Bali Mandara dan Banjar Jro Kubutambahan. Di Banjar Jro Kubutambahan yaitu penyuluhan PHBS (Prilaku Hidup Bersih dan Sehat) dari dosen STIKes Buleleng hadir 3 orang, dosen IKES Rajawali hadir 2 orang, kepala desa kubutambahan dan staf, mahasiswa IKES Rajawali 2 orang, BEM dan HMJ 8 orang serta masyarakat Banjar Jro Kubutambahan yang meramaikan. Dari kesan mereka (tim studi banding) sangat terkesan dan senang mengikuti penyuluhan tersebut dengan masyarakat sekaligus menyasikan langsung tanggapan masyarakat terkait hidup bersih dan sehat.

Kegiatan penyuluhan pendidikan kesehatan reproduksi dan bantuan hidup dasar (BHD) dilaksanakan Di SMK Negeri Bali Mandara dihadiri oleh dosen STIKES Buleleng 5 orang, dosen IKES Rajawali 2 orang, kepala sekolah dan wakil kepala sekolah, mahasiswa UKM CES 10 orang, mahasiswa IKES Rajawali 40 0rang, BEM dan HMJ 8 orang dan siswa 50 orang.

Dalam sambutan dari IKES Rajawali yang di wakili oleh ibu Lisbet Manalu, sangat memuji keramahan para dosen dan mahasiswa dari awal penerimaan hingga akhir kegiatan studi banding dan implementasi MOU yang telah terkemas sejak tanggal 7 Desember 2021 di tengah wabah Covid dengan 2 surat keputusan 025/IKR.I/XII/2021 dan Nomor SK 026/IKR.I/XII/ 2021 via WhasApp. Ruang lingkup kerja samanya adalah kesepakatan meliputi Tri Darma Perguruan Tinggi dan Merdeka Belajar yaitu pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat, juga ruang lingkupnya meliputi pertukaran narasumber dalam seminar pelatihan dan kegiatan lain, publikasi artikel ilmiah, pertukaran dosen sebagai reviewer, pengabdian masyarakat bersama pemanfaatan laboratorium bersama, pemanfaatan SDM dosen bersama, dan melaksanakan magang mahasiswa terkait kampus merdeka.

Setelah sambutan kegiatan selanjutnya pemberian dan pertukaran cinderamata dari 2 lembaga, ramah tamah, foto bersama, dan kunjungan ke lab, CBT, ruang kelas dan sarana dan prasarana lainnya yang ada di kampus 1 STIKES Buleleng. Kurang lebih 1 jam selanjutnya rombongan menuju kampus 2 melihat secara langsung keberadaan ruang praktik dan tour STIKes Buleleng dengan multi sarana olahraga, bersamaan dengan tim yang bergabung dengan Banjar Jro Kubutambahan dan SMA Bali Mandara, suasana tambah ramah dan bertukar 2 lembaga lanjut mengevaluasi kegiatan dan studi banding MOU baik dosen maupun mahasiswa.

Di ungkapkan keberadaan Institut Kesehatan Rajawali telah berdiri 14 April 2020 dengan SK perguruan tinggi 445/M/2020 kemudian 2008 sudah menjadi Institut Kesehatan Rajawali yang awalnya adalah Sekolah Tinggi Kesehatan Bandung memiliki 2 kampus, kampus 1 di Jln Rajawali Barat Bandung, kampus 2 Cian juang No 03 Bandung barat yang sudah Terakreditasi B dengan Prodi S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, Profesi Bidan, S1 farmasi, dan D4 teknologi laboratorium medik. Visi menjadi sebuah Institut unggulan serta memiliki wawasan global pada tahun 2045 dengan 5 misi salah satunya, melaksanakan pendidikan kesehatan akademik.           

Sedangkan STIKes Buleleng Singaraja baru terwujud sejak 9 januari 2015 dengan keputusan MEDIBUD RI/ DIGEN DIKTI yang ber Nomor 04/M/Kep/I/2015 dengan prodi S1 keperawatan terakreditasi Baik sekali, S1 Kebidanan, S1 Farmasi, dan D3 Kebidanan masing – masing dengan akreditasi baik serta Profesi Ners dengan Akreditasi Baik Sekali. Visi Misi STIKes Buleleng, visinya adalah menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul, mandiri, inovatif dalam  Tri Darma Perguruan Tinggi, dan salah satu dari 4 misi yang ada antara lain menyelenggarakan pendidikan tinggi kesehatan yang bermutu dan inovatif.

Tanpa di sadari waktu pun telah menjemput untuk mengakhiri ramah tamah yang penuh kekeluargaan diantara ke-2 lembaga setelah bersama menikmati santapan siang di lapangan futsal kampus 2 yang penuh kenikmatan, sambil bersanda gurau karena misinya sudah terwujud. Salih berucap terimakasi diantara petinggi lembaga termasuk mahasiswa yang di kemas dalam sebuah ceremoni penutupan yang masing – masing mengungkapkan rasa terimakasi yang dalam dan ini merupakan kunjungan yang betul – betul ilmiah, penyambung rasa dalam menterjemahkan Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Ceremonial tersebut di tutup langsung oleh Puket 1 STIKes Buleleng bapak Ns. Gede Budi Widiarta, S.Kep.,M, Kep.

Terjawablah sudah harapan 2 lembaga untuk menterjemahkan dan mengimplementasi Mou 2 lembaga dalam bentuk studi banding dengan langsung mengadakan kegiatan ilmiah sesuai dengan isi kesepahaman kerja sama yang di tanda tangani oleh ke-2 pimpinan dan 2 lembaga. Kurang lebih pukul 15.00 WITA mereka meninggalkan kampus 2 penuh haru, senyum, dan keakraban sehingga perjalanan jauh dari Bandung ke Bali lanjut ke Daerah Buleleng yang harus melalui tikungan tajam berliku tidak membuat mereka kecut hingga mampu kegiatan ini sesuai dengan harapan sekaligus menjawab keletihan mereka mendadak sirna dengan bumbu saling menghargai para civitas akademika 2 lembaga. Ke duanya berharap kunjungan ini bukan yang terakhir kita berharap bisa berlangsung secara berkesinambungan. Keesokan harinya tim dan rombongan studi banding menuju Rumah Sakit Umum Pusat Sanglah. Mari ubah masa depan lembaga dengan terus mengkemas MOU bersama lembaga lain. Jangan berhenti ketika kita lelah, berhentilah ketika kita selesai dengan cerdas, iklas, tuntas dan berkualitas. Ikatlah ilmu dengan pandai dalam bersyukur. Jaya dan Luar biasa STIKes Buleleng. Salam Sundaram.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top