AURA DHARMA SANTHI SEKALIGUS MERAYAKAN HARI RAYA PAGERWESI WUJUD MULTI BUDAYA DI LEMBAGA STIKES BULELENG

Semangat dan optimisme Ketua STIKes Buleleng Dr. Ns. I Made Sundayana S.Kep., M.Kep. mengalir deras seirama dengan budaya mutu, budaya sosial, adat, agama, guna membawa masa depan Lembaga dari SDM yang tergarap oleh integritasnya yang tinggi sangat nampak lewat sebuah komunikasi, koordinasi, dan konsolidasinya yang humanis

            Pencapaian mutu Lembaga sebagai fakta kesolidan SDM mereka, hingga salah satu Prodi telah mampu mencapai predikat Akreditasi Baik Sekali, dan peran LPM (Lembaga Penjamin Mutu) sebagai penilai internal lumayan berperan memacu kerja para Prodi lewat cemeti dan support Rektorat, Ketua Senat, campur tangan Ketua Yayasan sehingga Ketua STIKes Buleleng mampu berbicara banyak sekaligus menjawab tantangan masyarakat umum

            Budaya sosial adat, dan agama tidak kalah perhatian bagi Ketua STIKes Buleleng, di penghujung bulan Maret 2022 (29 Maret) untuk kesekian kalinya kegiatan ini selalu hadir dalam perayaan ulang tahun para awak lembaganya dirayakan sekaligus sebagai wujud sebuah Dharma Santhi Nyepi dan perayaan hari raya Pagerwesi yang jatuh pada tanggal 30 Maret 2022 bertepatan dengan HUT Kota Singaraja yang Ke-418 Tahun

            Di Lapangan Futsal Kampus Wisata II STIKes Buleleng, budaya ini duduk bareng Bersama simakrama wujud Dharma Santhi dengan kemasan aura kata yang penuh makna. Benar adanya, penerapan nilai-nilai luhur budaya yang kemudian melahirkan kearifan lokal adalah suatu komunitas Lembaga STIKes Buleleng seiring bergeraknya waktu,ruang, dan situasinya yang ada saat ini

            Kami mencoba bicara, tidak semua orang mampu dan bisa menuangkan buah pikiran atau gagasan dalam sebuah wujud saling menyapa (mohon diterima maksud suci saya selaku pimpinan Lembaga, kami sudah menyiapkan apa yang perlu kami wujudkan, namun marilah Bersama menggunakan dengan baik sekaligus saling mengisi dan memberi). Termasuk dalam bulan Maret ini 2 awak Lembaga di STIKes Buleleng, Ni Luh Putri Mathasari, S.Kep,. M.Kep (17 Maret 2022). dan Komang Pantiasa (6 Maret 2022) dengan multi seremonial sederhana bernyanyi bersama tiup api, potong kue ulang tahun, dan mengais uang, dengan sendok khusus dibarengi dengan tawa Bersama, syukur kepadaNya, sehingga kedua awak Lembaga tersebut bertambah umur dan selalu dalam lindunganNya

            Dengan aura Nyepi, kita dipacu untuk meningkatkan kesadaran diri lewat Catur Brata Penyepian, sudah pasti berusaha menemukan jati diri, menyepi, mengembangkan potensi diri, dan dari sinilah kita berharap mungkin akan berangsur, mampu membersihkan diri dan ego, serta persiapan menjaga kesucian diri,(Astungkara)

            Sedangkan Hari Raya Pagerwesi, dirayakan bertepatan dengan HUT Kota Singaraja, Rabu Kliwon Wuku Sinta (30 Maret 2022), memuliakan Ida Sang Hyang Widhi Wasa sebagai manifestasinya Sanghyang Pramesthi Guru (Tuhan sebagai Guru Alam Semesta yang berkaitan dengan turunnya Ilmu Pengetahuan melalui Para Guru, lanjut kita alirkan di Lembaga STIKes Buleleng ini dalam proses mewujudkan Jagadhita (Kedamaian Lahir Batin)).kedepan Kota Tercinta Buleleng Yang Ibu Kotanya Singaraja, terus bangkit dan mampu dengan sisipan tema Bangkit Berseri Bersama Kotaku.

            Pastikan kita semua mampu mempertahankan budaya mutu dengan intergritas tinggi berbasis data, Budaya Sosial, Adat Dan Agama. Karena Budaya merupakan buah budi manusia yang bersifat luhur, indah, yang juga merupakan hasil perjuangan hidup manusia dalam menghadapi perubahan jaman, alam, dan keluhuran karakter kita masing-masing.

            Dengan harmoni dalam menjunjung tinggi pemahaman diri yang intinya persatuan dan perdamaian kita berharap dapat berangsur saling menerima, perbedaan dalam menyelaraskan hubungan manusia dengan Sang Pencipta, hubungan manusia dengan sesamanya, manusia dengan lingkungannya. Terjawablah sudah Aura Nyepi Perayaan Pagerwesi, Tuhan akan memberikan sebuah kekuatan lewat alam, sambil selalu introspeksi diri yang dalam sembari berolahraga, olah nafas hingga kita dijemput dalam sebuah kesadaran sejati. JAYA STIKES BULELENG (Kadek Angga Mangku Pradnyana)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top