Program Internship Ke Jepang Ketua STIKes Buleleng dengan Rumah Sakit Umum Kertha Usadha SUKSES

Periode April 2022-Maret 2023 Siap Berangkat 4 Orang Mahasiswa Ke Jepang

Multiprogram terus dicoba guna gaung dan kualitas lulusan Lembaga STIKes Buleleng dapat menjawab harapan masyarakat guna membantu pemerintah di Bidang Kesehatan. Saat ini, lembaga terus menggenjot infrastruktur, termasuk melengkapi sarana prasarana, di Kampus 2 untuk Prodi S1 Farmasi dan Sarana Olahraga serta wisata di wilayah Air Sanih, lanjut bersama diresmikan. Pengabdian masyarakat termasuk MOU terus digalakkan dan diimplementasi hingga masyarakat betul-betul buka mata tentang keberadaan STIKes Buleleng, terutama pada lulusan yang telah mampu menempati struktur-struktur penting di lahan tugasnya disamping telah banyak bekerja di Luar Negeri termasuk Jepang

Program Internship ke Jepang (Magang 1 tahun ke Jepang) oleh Ketua STIKes Buleleng dengan Rumah Sakit Umum Kertha Usadha menjadi incaran Mahasiswa, terbukti periode bulan April 2022-Maret 2023, siap berangkat 4 mahasiswa telah dinyatakan lulus seleksi dan hasil lulus “mensetsu” : Ni Luh Eka Dwi Agustini, Kadek Ratna Sari Dewi, Ni Luh Putu Sugiandari, Putu Krisnanda Aryani dari 21 orang yang mengikuti pelatihan sejak 27 September 2021

Dalam syarat lulus dan keberangkatan hendaknya mahasiswa mengikuti pelatihan belajar Bahasa Jepang dengan waktu (300 jam pelajaran) dan bersedia mengikuti “mendan” (latihan wawancara user Jepang) dan jika dinyatakan lulus mensetsu langsung bisa berangkat ke Jepang. Penanggung jawab program ini Bapak Dr. Wayan Parna (RSU Kertha Usadha)

dengan ketua STIKes Buleleng dan TIM. Pengajar kegiatan ini ialah Putu Cicilia, S.Pd, M.Pd. dan Kadek Melina Saputra, S.Pd.

Antusias Mahasiswa mengikuti program ini lumayan banyak dan selalu datang tepat waktu. Harapan Ketua STIKes Buleleng Dr. Ns I Made Sundayana, S.Kep., M.Si. Hendaknya mahasiswa dari semester 1 sudah direkrut bagi yang punya minat di program ini, dengan memberikan lebih awal informasi positif dengan langkah yang sudah dihasilkan kakak-kakak tingkatnya.

Dengan mengikuti program ini dipastikan gaji lumayan besar, sekaligus dapat pengalaman magang di luar negeri (khususnya Jepang selama 1 tahun). Hindari rasa pesimis dan khawatir karena kakak-kakak kelas yang dinyatakan lulus dan siap berangkat hanya memanfaatkan waktunya selama 2 bulan, yang jelas harus punya usaha dan tekad yang kuat. Nantinya setelah berakhir program ini di Jepang selama 1 tahun, masih ada program lanjutan atau program yang lain seperti “Care Giver” yaitu bekerja di Kaigo

Program ini sangat menjanjikan untuk kedewasaan dan masa depan para mahasiswa, dan Ketua STIKes wanti-wanti menyampaikan hendaknya para pengajar Bahasa Jepang, dipastikan mampu menumbuhkan minat mahasiswa, dari semester 1 yang ingin berangkat dan ingin bekerja di Jepang dengan program internship maupun “Care Giver” ke Jepang agar ketika sudah semester 7 mahasiswa sudah lulus dan siap bekerja di Jepang.

Menjadi generasi muda yang Kesehatan premium, hendaknya harus mandiri percaya diri, berpikir kritis, keterampilan Vocasional C, harus mencanangkan target tinggi. SDM lulusan perguruan tinggi harus cerdas sehat dan kuat, untuk siap bersanding dan GO INTERNASIONAl, BERGEGASLAHH PROGRAM KAMI SELALU MENUNGGU.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top