
Badan eksekutif mahasiswa (BEM) adalah organisasi mahasiswa intra kampus yang merupakan lembaga eksekutif di tingkat pendidikan tinggi yang dipimpin oleh seorang Presiden Mahasiswa/Ketua BEM. Pada hari Selasa, 15/06/2021 dilaksanakannya roadshow atau acara yang diadakan dalam rangka pengenalan aliansi BEM dan penguatan koordinasi serta kolaborasi kegiatan BEM se-Bali utara yang dilaksanakan di Kampus 1 STIKes Buleleng. Perguruan tinggi yang tergabung dalam Forum BEM Bali Utara adalah UNDIKSHA, STIKes Buleleng, UNIPAS (Universitas Panji Sakti), STAHN Mpu Kuturan Singaraja, dan STIKes Rana Wijaya. Koordinator Wilayah BEM Bali Utara yang mengkoordinatori adalah Perguruan Tinggi UNDIKSHA.
Kegiatan Roadshow ini berlangsung secara aktif dengan saling sharing mengenai kegiatan beserta program BEM yang terdapat di instansi setiap perguruan tinggi masing-masing, sharing season ini dilakukan untuk pendekatan dan menambah relasi yang baik antar BEM di Bali Utara dan tentunya dapat saling berkolaborasi walaupun sedang di tengah pandemi COVID-19 ini. Aksi kolaborasi antara instansi perguruan tinggi di Buleleng ini merupakan bentuk upaya menjadi mahasiswa yang kreatif dan inovatif dalam membangun program dan melaksanakan program, disamping itu dengan adanya kolaborasi yang saling merangkul ini dapat meningkatkan eksistensi kampus melalui inovasi-inovasi program baru yang dapat dibentuk oleh setiap BEM di perguruan tinggi untuk memajukan nama kampus. Dari hasil sharing, yang dapat dijadikan acuan untuk mengikuti jejak kegiatan-kegiatan yang membangun dan menjadi inspirasi dalam menjalankan program.
Perguruan tinggi UNDIKSHA selaku koordinator wilayah sangat mengapresiasi bentuk program BEM yang ada disetiap instansi tentunya dengan program yang berbeda-beda, dengan hasil sharing yang didapat memunculkan gerakan baru di setiap Ketua BEM yang menghadiri kegiatan tersebut untuk bersama menjadi Organisasi Eksekutif Mahasiswa yang dapat memajukan eksistensi kampusnya dan belajar untuk menggali, berelasi berani, terbuka dan bertanggung jawab atas proker yang ada dikampus hingga menjadi perwakilan aspirasi mahasiswa. Badan Eksekutif mahasiswa tentunya harus bersifat independen dan demokratis. Kedua sifat ini harus berjalan seiring dan sehaluan agar program-program yang dijalankan tetap berjalan lancar. Memang penting menciptakan organisasi yang demokratis. Hal ini sesuai dengan gelora mahasiswa yang butuh ruang untuk mengekpresikan diri menyalurkan pendapat. Harapannya bentuk aliansi BEM Bali utara ini agar perwakilan dari masing-masing BEM perguruan tinggi dapat ikut serta aktif dalam kegiatan di aliansi dari program yang telah terancang serta menjadi wadah organisasi yang aktif dikampus nya masing-masing. Di ujung acara kegiatan roadshow ini dengan khas semangat dilontarkan dua patah kata sebagai penutup “Hidup Mahasiswa” Sebagai generasi harapan bangsa dan agen perubahan.