Berbagai Kegiatan Konsultasi Kesehatan Gratis
STIKES Buleleng bersama Himpunan Mahasiswa Ilmu Kesehatan (HMIK) STIKES Buleleng sukses memeriahkan Car Free Day (CFD) di jantung Kota Singaraja dengan menghadirkan serangkaian kegiatan yang tidak hanya menarik perhatian masyarakat tetapi juga memberikan nilai edukasi tinggi seputar kesehatan dan kebugaran.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi untuk mengabdi kepada masyarakat, para mahasiswa dan dosen turun langsung ke lapangan untuk berinteraksi dengan pengunjung CFD melalui berbagai edukasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis, serta kampanye hidup sehat yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.
Ratusan pengunjung yang memadati area CFD terlihat antusias mengikuti setiap kegiatan yang disuguhkan, mulai dari senam massal bersama instruktur profesional, demo pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), hingga konsultasi gratis seputar pola makan bergizi dan pencegahan penyakit tidak menular.
Tidak hanya itu, tim dari STIKES Buleleng juga memanfaatkan momentum ini untuk memperkenalkan program studi unggulan mereka sekaligus mengajak generasi muda untuk berkontribusi di bidang kesehatan melalui pendidikan tinggi yang berkualitas dan berintegritas.
Kegiatan ini semakin meriah dengan adanya penampilan kreatif dari mahasiswa, seperti flash mob bertema kesehatan, pembagian merchandise edukatif, serta lomba-lomba seru yang memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Keberhasilan STIKES Buleleng dan HMIK STIKES Buleleng dalam menyemarakkan CFD Kota Singaraja tidak lepas dari dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Buleleng serta partisipasi aktif masyarakat yang menjadikan acara ini sebagai salah satu agenda rutin yang dinanti-nantikan setiap minggunya.
Sementara itu, Ketua HMIK STIKES Buleleng, Putu Bella Pebri Jawini, menegaskan bahwa kegiatan semacam ini akan terus digalakkan sebagai bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi, khususnya pengabdian masyarakat.
Dukungan juga datang dari berbagai pihak, termasuk Prodi dan STIKES Buleleng yang turut menyediakan fasilitas dan tenaga medis pendukung untuk memastikan semua kegiatan berjalan lancar tanpa kendala.
Salah satu daya tarik utama dari partisipasi HMIK STIKES Buleleng di CFD kali ini adalah metode penyampaian edukasi kesehatan, pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan kolesterol yang dikemas secara kreatif sehingga mudah dipahami oleh semua kalangan, mulai dari anak-anak hingga lansia.
Antusiasme masyarakat terhadap berbagai kegiatan yang dihadirkan HMIK STIKES Buleleng terlihat jelas dari panjangnya antrian di setiap stan, baik untuk pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, maupun konsultasi kesehatan gratis yang disediakan.
Ibu Dayu salah satu pengunjung CFD, mengungkapkan kegembiraannya bisa mendapatkan layanan kesehatan tanpa harus pergi ke puskesmas atau rumah sakit. “Saya sangat terbantu dengan adanya pemeriksaan gratis seperti ini, apalagi dibarengi dengan penjelasan yang detail dari mahasiswa dan dosen yang ramah,” ujarnya sambil tersenyum.
Selain itu, banyak orang tua yang mengajak anak-anak mereka untuk ikut serta dalam lomba mewarnai bertema kesehatan atau mencoba permainan edukatif seperti puzzle organ tubuh, yang secara tidak langsung mengajarkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
Dampak positif dari kegiatan ini juga dirasakan oleh para mahasiswa anggota HMIK STIKES Buleleng, yang mengaku mendapatkan pengalaman berharga dalam berkomunikasi langsung dengan masyarakat serta mengasah kemampuan praktik di lapangan. “Ini adalah kesempatan emas untuk menerapkan ilmu yang kami dapat di kelas sekaligus belajar memahami kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan,” tambahnya.
Kegiatan CFD ini hanyalah salah satu dari sekian banyak program pengabdian masyarakat yang digelar oleh STIKES Buleleng sebagai bentuk tanggung jawab sosial lembaga pendidikan dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Buleleng.
Direktur STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi., M.Kes. menegaskan bahwa pihaknya akan terus mendorong mahasiswa dan seluruh civitas akademika untuk aktif terlibat dalam kegiatan serupa, baik dalam skala lokal maupun nasional.
“Kami percaya bahwa tenaga kesehatan tidak hanya harus kompeten secara akademis, tapi juga memiliki kepedulian dan empati tinggi terhadap masyarakat, dan itu bisa dibentuk melalui pengalaman langsung seperti yang kita lakukan hari ini,” tegasnya.
Ke depan, STIKES Buleleng berencana memperluas jangkauan kegiatan dengan menggandeng lebih banyak mitra, termasuk sektor swasta dan organisasi non-pemerintah, untuk mengadakan program kesehatan yang lebih besar dan berkelanjutan.
Dengan semangat “Melayani dengan Hati, Mengabdi dengan Ilmu”, STIKES Buleleng siap mencetak lulusan yang tidak hanya unggul di bidang akademik tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi, siap menghadapi tantangan dunia kesehatan di era modern.
Keikutsertaan STIKES Buleleng dan HMIK STIKES Buleleng dalam CFD Kota Singaraja telah membuktikan bahwa kolaborasi antara akademisi dan masyarakat bisa menciptakan dampak positif yang nyata, tidak hanya dalam meningkatkan kesadaran kesehatan tetapi juga memperkuat hubungan antara kampus dan lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan yang edukatif, interaktif, dan menyenangkan, mereka berhasil menarik minat ratusan pengunjung untuk turut serta dalam gerakan hidup sehat, sekaligus mempromosikan pentingnya pendidikan kesehatan tinggi sebagai investasi masa depan.
Dengan dukungan dari berbagai pihak dan antusiasme masyarakat yang tinggi, tidak menutup kemungkinan bahwa agenda semacam ini akan menjadi tradisi mingguan yang dinanti, tidak hanya sebagai ajang hiburan tetapi juga sarana pembelajaran bagi semua kalangan.
STIKES Buleleng dan HMIK STIKES Buleleng pun berkomitmen untuk terus berinovasi dan berkontribusi lebih besar lagi, demi mewujudkan masyarakat Buleleng yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
KUI_humas
HMIK STIKes Buleleng Jaya dan Luar Biasa