PENYERAHAN PRAKTIK PROFESI BIDAN DI RSU KERTHA USADA SINGARAJA

Suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti ruang pertemuan RSU Kertha Usada Singaraja pada hari Senin, 31 Agustus 2026, ketika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng secara resmi menyerahkan mahasiswi Program Pendidikan Profesi Bidan untuk menjalani praktik profesi di rumah sakit swasta tertua di Buleleng yang telah berdiri sejak 17 September 1980 dan meraih akreditasi Paripurna STARKES pertama di Bali pada tahun 2022 tersebut.

Penyerahan mahasiswi yang merupakan bagian integral dari kurikulum Profesi Bidan ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua II STIKes Buleleng, Bapak Ns. Aditha Angga Pratama, S.Kep., M.Kes., kepada pihak manajemen RSU Kertha Usada yang diwakili oleh Bidang Pelatihan Rumah Sakit, Ns. I Komang Darmayasa, S.Kep., CWCCA. dalam sebuah acara yang juga dihadiri oleh para dosen pembimbing klinik, koordinator stase kebidanan, serta perwakilan staf medis dan keperawatan dari rumah sakit yang beralamat di Jalan Cendrawasih No. 5-7 Kelurahan Kaliuntu ini.

Program praktik profesi bidan yang resmi dimulai pada tanggal 1 September 2026 ini merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam perjalanan pendidikan mahasiswi Profesi Bidan STIKes Buleleng, karena melalui praktik klinik langsung di rumah sakit dengan fasilitas poliklinik kebidanan dan kandungan yang lengkap serta ruang operasi yang memadai, para calon bidan akan mengaplikasikan seluruh teori dan keterampilan yang telah mereka pelajari selama masa perkuliahan ke dalam pelayanan asuhan kebidanan yang nyata dan komprehensif bagi pasien.

Acara penyerahan yang berlangsung dengan tertib ini bukan sekadar seremonial administratif belaka, melainkan momentum penting yang menandai dimulainya masa stase atau rotasi klinik bagi mahasiswi Profesi Bidan, di mana mereka akan ditempatkan di berbagai unit pelayanan kebidanan di RSU Kertha Usada, mulai dari poliklinik kandungan, ruang bersalin, ruang nifas, hingga ruang perawatan bayi dan anak, guna memperoleh pengalaman langsung dalam menangani kasus-kasus kebidanan yang beragam dan kompleks.

Kehadiran mahasiswi Profesi Bidan STIKes Buleleng di RSU Kertha Usada juga menjadi bagian dari sinergi berkelanjutan antara institusi pendidikan dan fasilitas pelayanan kesehatan, yang selama ini telah terjalin erat melalui berbagai kegiatan kolaboratif seperti penelitian bersama, pengabdian masyarakat, serta pertukaran pengetahuan dan praktik terbaik di bidang kebidanan.

Dalam sambutannya pada acara penyerahan tersebut, Wakil Ketua II STIKes Buleleng, Ns. Aditha Angga Pratama, S.Kep., M.Kes., menyampaikan harapan besar agar para mahasiswi yang dititipkan dapat memanfaatkan kesempatan emas ini dengan sebaik-baiknya untuk mengasah kompetensi klinis, membangun profesionalisme, dan menumbuhkan sikap empati yang tinggi terhadap pasien, karena praktik profesi di rumah sakit rujukan seperti RSU Kertha Usada akan menjadi bekal berharga bagi mereka ketika nanti terjun langsung ke masyarakat sebagai bidan profesional yang mandiri dan bertanggung jawab.

Beliau juga menekankan bahwa Program Pendidikan Profesi Bidan di STIKes Buleleng dirancang untuk mencetak bidan yang tidak hanya unggul secara akademis melalui penguasaan ilmu biomedik, asuhan kebidanan, dan etikolegal, tetapi juga memiliki integritas, kepedulian sosial, dan kemampuan berkomunikasi yang efektif dengan pasien dari berbagai latar belakang budaya dan tingkat pendidikan.

“Praktik profesi di RSU Kertha Usada ini adalah jembatan emas antara dunia pendidikan dan dunia kerja, di mana mahasiswi akan menghadapi tantangan nyata yang tidak pernah mereka temui di ruang kelas, sehingga mereka harus siap secara mental, fisik, dan intelektual untuk memberikan pelayanan kebidanan terbaik yang berpusat pada keselamatan ibu dan bayi,” ujar Ns. Aditha Angga Pratama dengan penuh keyakinan di hadapan para peserta acara yang terdiri dari puluhan mahasiswi dan staf rumah sakit.

Ns. I Komang Darmayasa, S.Kep., CWCCA, dalam sambutannya menyambut baik kehadiran mahasiswi Profesi Bidan STIKes Buleleng dan menegaskan komitmen rumah sakit untuk memberikan bimbingan serta fasilitas terbaik selama masa praktik, mengingat RSU Kertha Usada yang memiliki lahan seluas 35,5 are dan kapasitas 135 tempat tidur ini telah lama menjadi mitra strategis STIKes Buleleng dalam mencetak tenaga kesehatan yang berkualitas dan siap pakai.

Beliau juga mengingatkan bahwa bidan memiliki peran yang sangat sentral dalam menekan angka kematian ibu dan bayi, sehingga setiap mahasiswi yang menjalani praktik profesi di rumah sakitnya harus benar-benar mengedepankan keselamatan pasien, ketelitian dalam tindakan, serta kemampuan mengambil keputusan klinis yang cepat dan tepat di saat-saat kritis, terutama dalam penanganan kasus kegawatdaruratan kebidanan seperti preeklamsia, perdarahan postpartum, dan asfiksia neonatorum.

Selain itu, Ns. I Komang Darmayasa, S.Kep., CWCCA juga menyampaikan apresiasinya kepada STIKes Buleleng yang telah mempercayakan RSU Kertha Usada sebagai tempat praktik profesi bagi mahasiswi bidan, dan berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan di masa mendatang melalui berbagai program pengembangan bersama, termasuk pelatihan berbasis simulasi, workshop keterampilan klinis, serta penelitian terapan di bidang kebidanan dan kesehatan ibu dan anak.

Para mahasiswi Profesi Bidan yang diserahkan pada hari itu tampak antusias dan siap menghadapi tantangan praktik klinik di RSU Kertha Usada, di mana mereka akan menjalani rotasi stase selama beberapa bulan ke depan di bawah bimbingan langsung para dokter spesialis kebidanan dan kandungan, bidan senior, serta perawat berpengalaman yang telah malang melintang di dunia pelayanan kesehatan maternal dan neonatal.

Selama masa praktik profesi ini, mahasiswi akan terlibat secara aktif dalam berbagai kegiatan pelayanan kebidanan, mulai dari pemeriksaan kehamilan rutin, pendampingan persalinan normal dan operasi caesar, perawatan ibu nifas, hingga edukasi kesehatan reproduksi dan konseling keluarga berencana, yang semuanya akan memperkaya pengalaman dan memperkuat kompetensi mereka sebagai calon bidan profesional.

Tidak hanya itu, mahasiswi juga akan belajar tentang manajemen pelayanan kebidanan di rumah sakit, dokumentasi asuhan kebidanan yang sesuai standar, serta kolaborasi interprofesional dengan tenaga kesehatan lain seperti dokter, perawat, dan apoteker, karena pelayanan kebidanan yang holistik dan komprehensif membutuhkan kerja sama tim yang solid dan sinergis.

Dengan berakhirnya acara penyerahan praktik profesi bidan di RSU Kertha Usada Singaraja ini, STIKes Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam menghasilkan lulusan bidan yang kompeten, profesional, dan berdaya saing tinggi, sekaligus memperkuat jalinan kemitraan strategis dengan rumah sakit mitra dalam upaya bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Buleleng dan sekitarnya.

KUI_humas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top