STIKES Buleleng Brainstorming Hingga Ke Universitas Bakti Tunas Husada

Prodi S1 Farmasi STIKES Buleleng Yang Akan Membuka Prodi Apoteker Melaksanakan Brainstorming Prodi Profesi Apoteker dengan Fakultas Farmasi Universitas Bakti Tunas Husada

Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., baru-baru ini melakukan kegiatan brainstorming bersama Fakultas Farmasi Universitas Bakti Tunas Husada (UBTH) Tasikmalaya. Kegiatan ini bertujuan untuk membahas strategi pengembangan profesi apoteker serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan farmasi di Indonesia.

Acara yang berlangsung selama sehari ini dihadiri oleh Dr. apt. Tresna Lestari, M.Si., Dekan Fakultas Farmasi UBTH; apt. Taufik Hidayat, M.S.Farm, Wakil Dekan Fakultas Farmasi UBTH; Dr. apt. Tita Nofianti, M.Si, Kaprodi Apoteker, dosen, mahasiswa, dan praktisi farmasi dari kedua institusi, serta menghasilkan berbagai rekomendasi dan rencana aksi untuk pengembangan profesi apoteker ke depan.

Latar Belakang Kegiatan

Profesi apoteker memiliki peran penting dalam sistem kesehatan, terutama dalam memastikan keamanan dan efektivitas penggunaan obat. Namun, tantangan seperti perkembangan teknologi, perubahan regulasi, dan tuntutan masyarakat akan pelayanan kesehatan yang lebih baik mengharuskan profesi ini terus berkembang. STIKES Buleleng dan Fakultas Farmasi UBTH, sebagai institusi pendidikan farmasi terkemuka, merasa perlu untuk berkolaborasi dalam merumuskan strategi pengembangan profesi apoteker yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kegiatan brainstorming ini merupakan langkah awal untuk membangun sinergi antara kedua institusi dalam menghadapi tantangan dan peluang di bidang farmasi. Dengan menggabungkan pengalaman dan keahlian dari kedua belah pihak, diharapkan dapat tercipta solusi inovatif untuk pengembangan profesi apoteker.

Tujuan Kegiatan

Kegiatan brainstorming ini memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:

1. Membahas tantangan dan peluang dalam pengembangan profesi apoteker di era modern.

2. Merumuskan strategi untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan apoteker.

3. Mengidentifikasi inovasi dan teknologi yang dapat mendukung praktik farmasi.

4. Membangun jaringan dan kolaborasi antara STIKES Buleleng dan Fakultas Farmasi UBTH dalam pengembangan profesi apoteker.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan brainstorming ini dilaksanakan di Kampus Fakultas Farmasi UBTH, Tasikmalaya. Acara ini dibagi menjadi beberapa sesi, termasuk pembukaan, diskusi kelompok, presentasi, dan penutupan. Berikut adalah rincian pelaksanaannya:

1. Pembukaan Acara

Acara dibuka dengan sambutan dari Dekan Fakultas Farmasi UBTH, Dr. apt. Tresna Lestari, M.Si., yang menyampaikan apresiasinya atas kerjasama ini. “Kami sangat senang dapat bekerja sama dengan STIKES Buleleng dalam kegiatan ini. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas profesi apoteker,” ujarnya.

Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., juga menyampaikan sambutan. “Kegiatan ini merupakan kesempatan emas bagi kita semua untuk berdiskusi dan merumuskan strategi pengembangan profesi apoteker. Semoga hasil dari brainstorming ini dapat memberikan manfaat yang besar,” ujarnya.

2. Diskusi Kelompok

Kegiatan inti dari brainstorming ini adalah diskusi kelompok yang dibagi menjadi beberapa topik, antara lain:

  • Pendidikan dan Pelatihan Apoteker: Diskusi ini membahas kurikulum pendidikan farmasi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat, serta peluang untuk meningkatkan kompetensi apoteker melalui pelatihan dan sertifikasi.
  • Inovasi dan Teknologi Farmasi: Peserta membahas perkembangan teknologi seperti farmasi digital, penggunaan artificial intelligence (AI) dalam pengelolaan obat, dan aplikasi telefarmasi.
  • Regulasi dan Kebijakan: Diskusi ini fokus pada tantangan regulasi yang dihadapi oleh apoteker, termasuk standardisasi praktik farmasi dan perlindungan hukum.
  • Pengabdian Masyarakat: Peserta merumuskan strategi untuk meningkatkan peran apoteker dalam pengabdian masyarakat, seperti penyuluhan kesehatan dan program kesehatan berbasis komunitas.

Setiap kelompok dipandu oleh fasilitator yang ahli di bidangnya, dan hasil diskusi kemudian dipresentasikan dalam sesi pleno.

3. Presentasi dan Rekomendasi

Setelah diskusi kelompok, setiap perwakilan kelompok mempresentasikan hasil diskusinya. Beberapa rekomendasi yang dihasilkan antara lain:

  • Pengembangan Kurikulum: Menyesuaikan kurikulum pendidikan farmasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri, termasuk integrasi mata kuliah farmasi digital dan manajemen data kesehatan.
  • Peningkatan Kompetensi: Mengadakan pelatihan dan sertifikasi tambahan bagi apoteker, terutama dalam bidang farmasi klinis dan manajemen obat.
  • Pemanfaatan Teknologi: Mendorong penggunaan teknologi seperti AI, blockchain, dan telefarmasi untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam praktik farmasi.
  • Advokasi Regulasi: Bekerja sama dengan pemerintah dan organisasi profesi untuk memperbaiki regulasi yang mendukung praktik farmasi yang aman dan efektif.
  • Program Pengabdian Masyarakat: Mengembangkan program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan, seperti penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan kesehatan gratis.

Dampak Kegiatan

Kegiatan brainstorming ini berhasil menciptakan dampak positif bagi peserta, terutama dalam merumuskan strategi pengembangan profesi apoteker. Beberapa hasil yang dicapai antara lain:

  1. Terciptanya rekomendasi dan rencana aksi untuk pengembangan profesi apoteker.
  2. Meningkatnya pemahaman peserta tentang tantangan dan peluang dalam profesi apoteker.
  3. Terbangunnya jaringan dan kolaborasi antara STIKES Buleleng dan Fakultas Farmasi UBTH dalam pengembangan profesi apoteker.

Harapan ke Depan

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk membangun kerjasama yang lebih luas antara STIKES Buleleng dan Fakultas Farmasi UBTH. Kedua institusi berencana untuk mengadakan kegiatan lanjutan, seperti seminar, workshop, dan penelitian bersama, untuk memperkuat kerjasama ini, ujar Wakil Dekan Fakultas Farmasi UBTH, apt. Taufik Hidayat, M.S.Farm.

Selain itu, STIKES Buleleng juga akan terus berinovasi dalam menyediakan program pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan dunia kesehatan.

Kesimpulan

Kegiatan brainstorming yang dilakukan oleh Kaprodi S1 Farmasi STIKES Buleleng, apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., bersama Fakultas Farmasi UBTH telah memberikan kontribusi besar bagi pengembangan profesi apoteker. Melalui acara ini, peserta berhasil merumuskan strategi dan rekomendasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, praktik, dan pelayanan farmasi. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, STIKES Buleleng siap mencetak tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan berdedikasi tinggi untuk masa depan Indonesia.

Penutupan

Acara ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam kegiatan ini. Dekan Fakultas Farmasi UBTH juga menyampaikan harapannya agar kerjasama antara kedua institusi dapat terus terjalin.

KUI_humas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top