
Siapkan lahan praktik yang berkualitas dan berkelanjutan bagi mahasiswa dalam melaksanakan praktik klinik lapangan, STIKES Buleleng kembali memperpanjang kerjasamanya dengan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Bali di Kabupaten Bangli yang telah terjalin selama ini. RSJ Provinsi Bali yang merupakan pusat pelayanan Kesehatan Jiwa di wilayah Bali menjadi lahan praktik utama dari konsentrasi peminatan Stase Keperawatan Jiwa.
Tim Humas dan Kerjasama STIKES Buleleng menyampaikan dokumen Perjanjian Kerjsama (PKS) kepada pihak RSJ Provinsi Bali sebagai bentuk jalinan perpanjangan Kerjasama antar kedua belah pihak. RSJ Provinsi Bali selalu digunakan sebagai lahan praktik jurusan S1 Keperawatan dan Profesi Ners. Stase dalam profesi ners ditempuh mahasiswa selama kurang lebih 1 tahun dengan berbagai stase peminatan yang dijalani termasuk diantaranya keperawatan jiwa. Mahasiswa profesi ners akan dapat menuntaskan waktu praktik lapangan kurang lebih sekitar 2 bulan sesuai dengan standar angka kurikulum profesi ners.
Berbagai pengalaman yang diperoleh mahasiswa profesi ners diharapkan dapat meningkatkan keilmuannya terkait dengan Kesehatan Jiwa. Dengan demikian, lulusan profesi ners STIKES Buleleng akan dapat bersaing di bidang Kesehatan jiwa terlebih mendapatkan pengalaman praktik langsung yang berbasis pada karakteristik lokal dari pasien Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Bali.
Selain dengan RSJ Provinsi Bali, STIKES Buleleng juga memperpanjang perjanjian kerjasamanya dengan
pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Klungkung. RSUD Klungkung juga merupakan salah satu lahan praktik bagi mahasiswa khususnya profesi ners. RSUD Klungkung digunakan dalam peminatan Keperawatan Anak, Keperawatan Manajemen, Keperawatan Medikal Bedan dan Keterampilan Dasar Praktik Klinik (KDPK). Setelah melaksanakan praktik, mahasiswa profesi ners diharapkan dapat menguasai keilmuannya dalam stase yang dijalankan di RSUD Kabupaten Buleleng.