PENTINGNYA SEBUAH KURIKULUM DALAM PENILAIAN INTERNAL

Ketua STIKes Buleleng, Dr.Ns. I Made Sundayana, S.Kep.,M.Si, memberikan apresiasi tentang secara rutin dimantapkan kegiatan  pemahaman kurikulum termasuk kurikulum Merdeka Belajar di Kampus Merdeka. Beliau menyadari bahwa, kurikulum merupakan seperangkat rancangan dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran guna mencapai tujuan pendidikan tertentu. Disamping itu fungsi sebuah kurikulum adalah sebagai sarana dalam mengukur kemampuan pribadi dan konsumsi pendidikan.
        Koordinator kegiatan MBKM (PIC) Ns. Made Martini, S.Kep.,M.Kep membahas ke sembilan program MBKM bersama 9 bidang anggotanya, pertemuan rapat yang dipimpin langsung oleh Ns. I Gede Budi Widiarta, M.Kep selaku WAKA 1 yang membidangi kurikulum, dihadiri juga oleh WAKA 2 dan 3, serta jajaran civitas akademik STIKes Buleleng secara offline pada hari Senin, 7 Februari 2022 di Pendopo Meeting Room.
          Terkait dengan kegiatan pengembangan dari kurikulum Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) merupakan program yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai berbagai keilmuan sebagai bekal memasuki dunia kerja. Sembilan bidang program yang tertera diantaranya kegiatan Magang Kerja, kegiatan Proyek Desa, kegiatan Mengajar Di Sekolah, kegiatan Pertukaran Pelajar, kegiatan Penelitian, kegiatan Kewirausahaan, kegiatan Studi/Proyek Independen, kegiatan Proyek Kemanusian, dan kegiatan Bela Negara.
          Dalam sistem penjaminan mutu terdapat standar MBKM yang telah dirumuskan, dari standar rumusan tersebut akan menjadi sebuah kegiatan dan pelaporan yang diangkat menjadi nilai untuk mendongkrak mutu kualitas pendidikan di STIKes Buleleng. Ketua STIKes Buleleng dan jajarannya sangat mendukung kegiatan terkait dengan pengembangan dari kurikulum MBKM, selama ini STIKes Buleleng sudah mengerjakan beberapa program namun untuk kedepannya diharapkan dapat lebih optimal kembali menjalankan program-program yang telah tersusun dengan kerjasama yang solid dari tim civitas Akademika.
          Sasaran dan program yang telah terancang dan dibentuk tim penanggungjawab menjadikan tim sangat optimis bahwa ke depan dapat menjalankan 9 program MBKM yang dicanangkan oleh pemerintah. Dari sembilan bentuk pembelajaran MBKM, prosedur agar lebih sistematis dengan dibentuknya tim dan juga rencana kedepan akan membuat alur terkait dengan prosedur, bagaimana mahasiswa mendaftar kemudian melaksanakan program sampai dengan evaluasi kemudian akan dibentuk panduan sampai dengan pelaporan ke PD Dikti. “Dengan adanya tim yang dibentuk oleh STIKes Buleleng, diharapkan pelaksanaan MBKM lebih optimal dan juga lebih memberikan manfaat bukan hanya kepada kampus STIKes Buleleng namun mampu memberikan manfaat kepada seluruh masyarakat” Ujar Ibu Martini (Koordinator Kegiataan MBKM).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top