
Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Buleleng baru saja menyelesaikan serangkaian kunjungan kerja yang dinamai Safari Kerja Sama ke berbagai institusi strategis di DKI Jakarta dan Jawa Barat. Kegiatan yang berlangsung selama satu pekan penuh ini dipimpin langsung oleh Kaprodi beserta tim dosen untuk membangun dan memperkuat jejaring kemitraan yang sudah terjalin.
Rombongan akademisi tersebut menyambangi rumah sakit pemerintah dan swasta, industri farmasi nasional, distributor obat terbesar, serta jaringan apotek modern yang tersebar di beberapa kota. Tujuan utama dari inisiatif strategis ini adalah untuk menyelaraskan kurikulum pendidikan dengan kebutuhan nyata dan perkembangan terbaru di dunia kerja kefarmasian. Langkah proaktif ini diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi mahasiswa terhadap tempat praktik kerja profesi apoteker (PKPA) yang berkualitas dan beragam.
Setiap kunjungan dirancang secara khusus untuk menciptakan ruang diskusi yang mendalam dan menghasilkan komitmen kerja sama yang konkret serta dapat segera diimplementasikan. Tidak sekadar seremonial pertukaran dokumen, safari ini menghasilkan pembicaraan rinci mengenai peluang riset bersama, penyusunan modul pelatihan khusus, hingga program perekrutan lulusan yang lebih terstruktur.
Para mitra dari industri memberikan masukan berharga tentang kompetensi spesifik yang sangat dibutuhkan, seperti keahlian dalam farmasi klinis, pengelolaan rantai pasok obat, atau penguasaan teknologi farmasi modern. Respons yang sangat positif dari seluruh pihak yang dikunjungi menunjukkan tingginya kepercayaan dunia profesional terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh STIKes Buleleng. Momentum kolaborasi ini akan segera ditindaklanjuti dengan penyusunan program kerja bersama yang detail dan terukur untuk memastikan manfaatnya langsung dirasakan oleh mahasiswa.

Salah satu highlight dari safari ini adalah penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan tiga mitra baru, yaitu PT. PT. Etana Biotechnologies Indonesia; Institut Sains dan Teknologi Al-Kamal Jakarta; hingga Benchmarking dengan Universitas Muhammadiyah AR Fachruddin Tangerang. Penandatanganan ini secara resmi membuka akses bagi mahasiswa untuk melakukan PKPA di lingkungan industri berskala nasional dengan sistem dan teknologi mutakhir.
Selain itu, disepakati pula skema kuliah tamu yang melibatkan praktisi ahli dari mitra tersebut untuk berbagi pengalaman langsung di dalam kelas kepada para mahasiswa. Kerja sama ini juga mencakup kesediaan mitra untuk berpartisipasi dalam seminar nasional yang rutin digelar oleh prodi, menciptakan simbiosis yang saling menguntungkan antara teori akademik dan praktik lapangan. Diharapkan, eksposur terhadap lingkungan kerja yang beragam sejak dini akan membentuk kompetensi dan wawasan karir mahasiswa menjadi lebih matang dan siap bersaing.

Kepala Program Studi Profesi Apoteker STIKes Buleleng, Dr. apt. Iyan Hardiana, S.Farm., M.Farm., dalam pernyataannya menyampaikan bahwa safari kerja sama merupakan agenda wajib tahunan untuk menjaga relevansi pendidikan. “Era kesehatan global yang bergerak sangat dinamis menuntut kami untuk tidak hanya duduk di dalam kampus, tetapi harus aktif menjemput bola dan berdialog dengan para pelaku industri,” ujarnya dengan penuh semangat.
Beliau menekankan bahwa link and match antara kampus dan dunia kerja bukan lagi sekadar wacana, melainkan sebuah keharusan yang dieksekusi dengan langkah nyata seperti kegiatan ini. Semua data dan masukan yang diperoleh selama safari akan menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum serta metode pembelajaran untuk tahun akademik mendatang. “Target kami sederhana: lulusan kami tidak hanya mudah diserap oleh pasar kerja, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang inovatif di bidang kefarmasan,” tambahnya menutup wawancara.

Dampak langsung dari safari kerja sama ini telah mulai dirasakan dengan dibukanya kuota khusus untuk peserta PKPA mahasiswa STIKes Buleleng di beberapa rumah sakit mitra yang sebelumnya memiliki waiting list panjang. Beberapa mahasiswa tingkat akhir juga telah menerima tawaran untuk melakukan penelitian skripsi dengan topik yang relevan dengan masalah riil di industri, didampingi oleh dosen dan praktisi.
Kedepannya, prodi berkomitmen untuk tidak hanya menjaga hubungan baik dengan mitra-mitra baru ini, tetapi juga mengevaluasi secara berkala setiap perjanjian kerja sama yang telah disepakati. Agenda serupa di wilayah Jawa dan Sulawesi juga sudah dalam tahap perencanaan awal untuk lebih memperluas jaringan dan kesempatan bagi mahasiswa. Dengan semangat terus berkembang, Prodi Apoteker STIKes Buleleng membuktikan komitmennya dalam mencetak tenaga farmasi profesional yang unggul, kompeten, dan berdaya saing tinggi di kancah nasional.
KUI_humas