MENGUKIR PRESTASI BELA DIRI DI TANAH BANYUANGI

Muhammad Hendra Raih Juara 4 pada IPSI Banyuangi Championship

Bertepatan di hari Selasa, 7 Maret 2023, bertempat di GOR Tawangalun Banyuwangi, seorang mahasiswa STIKes Buleleng kembali mengukir prestasi di bidang bela diri Silat. Muhammad Hendra Aldi Setiawan, atau kerap disapa Hendra merupakan mahasiswa Farmasi yang baru menginjak semester 2. Ia memiliki minat di dunia silat sejak masih duduk di bangku kelas 2 SMP. Di usia 14 tahun, ia mengikuti pertandingan silat antar siswa SMP. Meski belum berhasil meraih juara, itu kian membangkitkan motivasi dan optimism dalam diri Hendra untuk mendalami dunia silat.

Lama waktu berlalu, hingga pada 2020 muncul Pandemi COVID-19 menyebabkan langkahnya di dunia silat sementara vakum akibat kebijakan lockdown. Sekian lama berdiam diri di rumah serta tidak diiringi dengan latihan kembali membuat harimau dalam dirinya seakan tertidur. Meski demikian, jiwa dan semangat Hendra di dunia silat tak pernah padam.

Hal tersebut terbukti dengan optimisme hendra ketika mengikuti Lomba Pencak Silat dalam Rangka Memperingati Hari Santri di Gedung Bupati Banyuangi pada 22 Oktober 2022 dan berhasil memperoleh Juara Harapan II. Dengan jujur, Hendra memaparkan kendala yang ia hadapi adalah kurangnya persiapan (latihan). Tak mau berhenti sampai sana, Hendra kembali ingin menunjukan taringnya dengan mengikuti IPSI Banyuangi Championship pada hari Selasa, 07 Maret kemarin.

Persiapan dimulai sejak tanggal 28 Februari 2023, pada pagi hari pukul 06.00 ia berangkat dari Pelabuhan Gilimanuk, Bali menuju Pelabuhan Ketapang Banyuangi, jawa Timur. Selanjutnya, di tanggal 1-6 Maret, dilaksanakan seleksi tanding. Tuhan menyertai langkah dan semangat Hendra, ia lolos sampai pertendingan berhasil menyisihkan 5 regu dan memperoleh juara 4.

Juara 1 dan 2 dari perguruan Perguruan PSHT (Persaudaraan Setia Hati Teratai) juara 3 dari Perguruan Pagar Nusa. “Kendala saya ada di stamina dan fisik”, ungkap Hendra pada tim jurnalis. “Harapan saya semoga mahasiswa STIKes Buleleng bisa menyalurkan minat bakatnya dan segera menjalankan UKM yang belum terlaksana seperti UKM bela diri itu aja sih. Dan bila mana ada bakat lebih bisa di kembangkan lagi dan di suport untuk mewujudkannya karena jika cuma punya keinginan tanpa usaha dan dukungan itu hanyalah sebuah angan-angan saja”, imbuhnya.

Akhirnya, pada Selasa sore Hendra kembali ke Bali untuk ikut serta dalam kegiatan perkuliahan di STIKes Buleleng. Sungguh semangat yang luar biasa. Dibalik kecintaannya pada dunia bela diri, hendra masih ingat untuk tetap melanjutkan pendidikan sebagai seorang Mahasiswa farmasi STIKes Buleleng. Engkau boleh mencintai hobimu, tapi jangan sampai kau lupa akan pentingnya bekal pengetahuan, guna dapat bersaing di era yang serba cepat ini. Stikes Buleleng Jaya & Luar Biasa, Syalam Sundaram.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top