TAMPIL SEBAGAI FIGUR PEMBICARA DI TOT TERINTEGRASI DPW PPNI PROVINSI JAMBI TERINSPIRASI KUALITAS LEMBAGA PENDIDIKAN KESEHATAN YANG DIPIMPINNYA

      Selaku pejabat Ketua DPD PPNI Kabupaten Buleleng yang juga Ketua STIKes Buleleng, dalam kegiatan TOT Terintegrasi di DPW PPNI Privonsi Jambi, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi, tampil sebagai pembicara, bertempat di Ratu Convention Canter (RCC) dari tanggal 19 s/d 21 Agustus 2022.

      Di awali seremonial para panitia, ketua DPW PPNI Provinsi Jambi, Bapak Ns. Umar, S.Kep, M.K.M, menyampaikan bahwa TOT PPNI terintegrasi ini, selalu mengupayakan keselarasan terkait tata kelola mekanisme kerja organisasi hingga pusat dan daerah guna meningkatkan kinerja organisasi yang lebih efektif. Bapak Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep, MSi menyampaikan sebagai organisasi PPNI yang sangat strategis di bidang kesehatan, memiliki tugas  menyusun rencana, merumuskan kebijakan dan melaksanakan pembinaan dalam bidang kesehatan sesuai dengan Visi Misi yang ditetapkan.

     Dalam kegiatan tersebut, juga dievaluasi kinerja sekaligus merencanakan program kerja (Prokes), guna menjawab tantangan masa depan dari para anggota PPNI itu sendiri. Disamping terus meningkatkan sinergi, kerja sama antar pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kompetensi pelayanan kepada masyarakat. Termasuk ke depan telah terwujud perawat yang berkompetensi, profesional, guna menjawab persaingan dunia keperawatan yang semakin ketat di Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

     Berorientasi dari kegiatan tersebut Dr.Sundayana terinspirasi untuk menginplementasikannya di lembaga pendidikan kesehatan yang dipimpinnya yakni Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng. Lulusannya juga  sudah siap bersaing menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), dengan terus meningkatkan kualitas laboratorium, perpustakaan, ruang kelas, insfrastruktur lainnya yang berkelas internasional serta E Journal dan Sistem Informasi Manajemen (SIM) online, sehingga mahasiswa dapat memperoleh fasilitas tersedia lengkap dalam mencetak lulusan yang siap kerja dan bersaing dengan lulusan luar.      Terwujudnya semua ini perlu peningkatan penguasaan IT, Bahasa (Inggris, Jepang dan Mandarin) yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada guna memenuhi tuntutan pasar. Semuanya ini berpeluang dari motivasi para dosen dan mahasiswa agar lebih banyak dan lebih berkualitas dalam melaksanakan penelitian serta pengabdian masyarakat melengkapi tuntutan sebagai seorang akademisi, melanjutkan pendidikan bagi dosen ke strata tiga juga sangat penting untuk meningkatkan karier. MOU atau Nota kesepahaman juga lumayan dipentingkan dalam implementasi Tri Dharma Perguruan tinggi memenuhi harapan Kurikulum Merdeka Belajar di Kampus Merdeka. STIKes Buleleng Jaya dan Luar Biasa. Salam Sundaram.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top