
Sesuai dengan Surat Keputusan bertalian dengan pelaksanaan tryout tersebut memiliki Tim Pengawas diantaranya Pengawas Pusat adalah Putu Sukma Megaputri, S.ST., M.Kes yang juga Dosen Prodi Kebidanan di STIKes Buleleng, Pengawas Lokal yakni Luh Mertasari S.ST., M.Pd, Putu Irma Pratiwi S.Tr.Keb., M.Keb, Kadek Ayu Suarmini, S.ST., M.Tr.Keb. Sedangkan bidang IT, Made Swastika Dharma Artha, S.Kom, dan Kordinator CBT, Putu Dian Prima Kusuma Dewi, S.ST., M.Kes.
Ka Prodi Profesi Kebidanan, menekankan bawasannya, tryout ini terlaksana dari kebijakan Ketua STIKes Buleleng, Dr. Ns I Made Sundayana, S.Kep., M.Si, yang tujuannya menyiapkan mental dan percaya diri para mahasiswa sebelum menghadapi UKOM yang sebenarnya. Ibu Ayu Suarmini dengan enteng membuka wawasan mahasiswanya, kompetensi adalah sekumpulan pengetahuan, sikap dan prilaku yang sesuai dengan standar yang sudah ditetapkan oleh kebijakan pemerintah dan Bidan adalah salah satu tenaga kesehatan yang ada dalam sistem kesehatan serta memiliki posisi strategis dalam penurunan Angka Kematian Ibu ( AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dalam peningkatan kualitas hidup perempuan serta upaya pemenuhan hak individu (masyarakat) untuk mengatur kehidupan reproduksi serta peningkatan kesejahtraan masyarakat khususnya perempuan dan anak.
Ka Prodi yang satu ini, jebolan dari institusi S2 STKes Guna Bangsa Yogyakarta yang baru dianugrahi kehadiran putra suputra, beliau selalu membuka diri dan elastis melangkah menggerakkan manajemen prodi dengan jajarannya menterjemahkan kebijakan yang lahir dari pimpinan lembaga dengan penuh komunikasi, kordinasi, konsolidasi kepada seniornya termasuk senior – senior dalam kegiatan tryout ini. Baginya, dengan demokrasi yang beliau kemas lanjut diimplementasi dengan duduk bersama , niscaya kesuksesan kelulusan UKOM yang sudah mencapai 100% bisa dan pasti dapat dipertahankan. Bagi Ayu Suarmini, konsolidasi ini akan membawa kualitas lulusan yang siap kerja, karena profesi bidan adalah tenaga kesehatan profesional dan berkualitas yang dihasilkan dari proses penyelenggaraan pendidikan yang memenuhi dasar hukum serta standar yang berlaku dengan penyelenggaraan pendidikan profesi bidan.
Dengan sukses di tryout, menghadapi UKOM tidak lagi muncul kecemasan, karena dari kelulusan UKOM adalah tangga untuk mendapatkan SIM khusus berupa STR. Karena UKOM merupakan ujian yang diselenggarakan bagi calon tenaga kesehatan bidan untuk berhak mendapatkan Surat Tanda Registrasi.
“Ketua STKes Buleleng optimis semuanya ini akan dilalui dengan jiwa besar dan optimis untuk mencapai sebutan kompetensi di bidangnya. Dengan UU No.12 tahun 2012 , lanjut keluarnya Permenristekdikti No.12 tahun 2016, begitu pula kelahiran Permendikbud No.2 tahun 2020, tentang cara uji kompetensi mahasiswa bidang kesehatan, dengan presentase khusus, ini merupakan angin segar bagi para mahasiswa kebidanan yang telah selesai menjalani tryout”.tambah Dr. Sundayana sebagai pengambil kebijakan.