KETUA STIKES BULELENG SAMBUT BAIK KOMPETENSI UKOM PROFESI NERS 2021 DI TENGAH KEBANGKITAN PARA ALUMNI SEKALIGUS REMUG REKTORAT MENYAPA DAN MENYIKAPI MODEL PERSIAPAN HYBRID LEARNING DALAM PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS

Ketua STIKes Buleleng, Dr.Ns. I Made Sundayana, S.Kep,M.Si, nampak percaya diri akan SDM para alumninya yang telah bergabung di Lembaga STIKes Buleleng yang diharapkan mampu membawa banyak perubahan bersama para dosen pendahulu, sekaligus telah membimbingnya hingga lembaga STIKes Buleleng sangat pesat dan melesat jauh hingga mampu bersanding dengan perguruan tinggi lainnya di wilayah LL Dikti Wilayah 8. Hindari terlalu berucap masa lalu, namun masa lalu punya arti dalam dan penting, termasuk tonggak kemajuan lembaga yang dikemas apik di tengah jatuh bangunnya saat itu oleh Ketua STIKes Buleleng, hingga para alumni telah disiapkan tempat ber “Amanah”, baik di Rektorat, Biro bagian, Prodi dan Sekretaris ketua bahkan di Yayasan. Mari semangat dan  optimis dengan kerja tim yang solid, kita melangkah pasti pada suport kepala LLDikti Wilayah 8 menuju pada lembaga Institut yang sudah lama diimpikan oleh ketua STIKes Buleleng, dengan sebuah kedewasaan, kualitas, sekaligus secara bertahap menaklukkan konsep suka atau tidak suka dalam berdedikasi, komunikasi, koordinasi, dan konsolidasi menjalankan  keputusan pimpinan lembaga sesuai dengan kepercayaan yang diemban.

           Terbukti Kaprodi Profesi Ners dan jajarannya telah  sukses  menuntaskan hajatan UKOM nasional khusus perawat. Seijin Ketua STIKes Buleleng, Kaprodi Profesi Ners, Ns.Ni Made Dwi Yunica Astriani, S.Kep.,M.Kep.,M.Si, menyampaikan melalui Sekretaris Prodi Ners, Bapak Ns. Mochamad Heri, S.Kep.,M.Kep.,  bahwa kelulusan atau kompetensi para peserta didiknya terus mengalami peningkatan dan beberapa trik – trik jitu akan diwujudkan kedepan hingga mampu bersanding dengan Prodi Kebidanan yang sudah dua kali mencapai kelulusan atau kompetensi UKOM 100%. Disampaikan mahasiswa Prodi Ners tercatat, First taker 108 orang (92 orang kompeten, 85,18%), Rataker 4 orang (3 orang kompeten, 75%), sejumlah 112 orang yang melaksanakan UKOM dari total pendaftar 113 orang, 1orang tidak dapat mengikuti karena berhalangan.

          Support Ketua STIKes Buleleng kepada para alumni untuk terus saling memahami diri, tugas, dan tanggung jawab dengan sebuah sistemik melalui komunikasi, koordinasi, konsolidasi serta empati dengan partner kerja yang telah membimbingnya, hingga sekarang ini telah menjalankan “Amanah” sebagai pendidik yang include dengan haknya merangkap, 3 orang sebagai Kaprodi, 1 orang di Rektorat, 1 orang di LPM, 1 orang di Biro BUK, 1 orang di Sekretaris ketua dan 1 orang lagi di Yayasan.

            Ketua STIKes Buleleng, mengingatkan agar kerja dengan integritas tinggi berbasis data, mengedepankan “paras paros salulung sabayantaka,sarpanaya”, pahami saling berbagi dalam seperjuangan dan sepenanggungan, asah, asih, asuh, hingga kekompakan kita terekam hingga kemasyarakat umum karena kita telah memprogramkan nilai – nilai yang telah kita kemas guna suksesnya setiap langkah strategi dalam tercapainya sasaran visi, misi, dan tujuan dengan sebutan “IN CARE”. Yaitu Integriti selalu melaksanakan Tri Dharma dengan sistemik, nilai – nilai profesi yang jujur, bertanggung jawab dengan hati nurani untuk kepentingan orang banyak termasuk bangsa dan negara. Keyword/Ending/Kuncinya sudah pasti harus profesionalitas, jujur, tanggung jawab dengan sepenuh hati.

             Termasuk juga didalam IN CARE tersebut teragendakan, Inovatif, Compassion, Awareness dan Responsibity yang kesemuanya itu bermuara pada terminal, sejauh mana lembaga kita lewat SDM  yang berkualitas mampu membuat dan membawa perubahan konstruktif, kreatif, literasi manusianya, literasi teknologi termasuk literasi data. Disamping kita dengan kompak, kita mampu saling memahami, merasakan dan berani bertindak dibarengi saling menghormati, menghargai sekaligus bertanggung jawab. Berkat konsep yang memiliki nilai Smart ini diharapkan “IN CARE” STIKes Buleleng ikut andil dalam menuju suksesnya “Indonesia Maju, Indonesia Jaya”. Pekerjaan rumah atau PR yang paling dekat adalah menyikapi surat edaran No. 4 tahun 2021 tentang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, Akademik 2021/2022 yang di undangkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Riset dan Teknologi pada tanggal 13 September 2021, sekaligus terus mengikuti bimbingan secara teknis oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan tentang Penerapan Penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas, sebagai upaya dan pembekalan bagi kita para dosen yang menyelenggarakan pembelajaran dengan pola HYBRID.

              Sadarilah sebuah ketulusan, sudah pasti akan berbuah manis tepat pada waktunya janganlah berharap balasan, Dia Yang Maha Esa sudah pasti mencatatnya sebagai juri Yang Maha jujur, sepanjang tanggung jawab yang diemban, dipercaya mampu dijalankan dengan sukma hati yang paling dalam dengan penuh konsisten, berbagi ilmu, berbuat terobosan positif secara sistemik dalam tim yang solid dan saling menghormati. Bumbu sedap racikan tim khusus tentang “IN CARE” STIKes Buleleng memang bertambah sedap serta mengasyikkan bila diimplementasi dengan bahasa hati, kata dan laksana yang jujur untuk kemajuan, kedamaian lembaga termasuk kita didalamnya. Bravo STIKes Buleleng.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

id_IDIndonesian
Scroll to Top