Akreditasi merupakan sebuah upaya yang dilaksanakan untuk menentukan standard mutu dan penilaian lembaga pendidikan tinggi oleh pihak di luar lembaga yang independen. Proses ini juga didefinisikan sebagai evaluasi dan penilaian secara komprehensif terhadap mutu dan kapasitas penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan. Pemerintah Indonesia dalam hal ini mencanangkan akreditasi dengan tujuan agar lulusan yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dapat memenuhi kebutuhan kerja. Oleh karena pentingnya tujuan tersebut maka dalam rangka meningkatkan kualitas lembaga, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng kembali mengikuti Asesmen Lapangan Daring (ALD) untuk Program Studi S1 Farmasi. Prodi yang tergolong masih baru ini tentu perlu terakreditasi sehingga kualitasnya dapat terukur dan terarah. Dihadiri oleh asesor LamPTKes, bapak apt. Dr. Iskandarsyah, M.Si dan apt. Erindyah R.Wikantyasning, Ph.D., Ketua STIKes Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si., yang diapit oleh Ketua Yayasan dan Ketua Senat, para Penanggungjawab Kriteria, dan dosen serta tendik terkait, kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis-Jumat, 3-4 Juni 2021 secara daring melalui zoom meeting.
Ketua STIKes Buleleng, bapak Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., M.Si mengucapkan selamat datang kepada para asesor yang akan memotret segala jenis hal yang berkaitan dengan akreditasi Prodi S1 Farmasi, juga kepada seluruh civitas akademika yang terlibat dalam kegiatan ini. “Program Studi Farmasi yang kami miliki ini baru berumur 2 tahun sehingga sampai saat ini belum ada lulusan. Untuk itu, kami mohon agar diberikan masukan demi tercapainya kemajuan prodi ini. Sekali lagi, kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada para asesor yang kami hormati. Semoga pelaksanaannya bisa berjalan dengan lancar sesuai dengan harapan kita semua.” ungkapnya.
Presentasi UPPS dan PS dilaksanakan oleh bapak Drs. I Gusti Putu Candra, M.Si. selaku Kepala Prodi S1 Farmasi dan Ketua TIM Borang kemudian dilanjutkan dengan konfirmasi data dan informasi dokumen Evaluasi Diri dan dokumen Kinerja yang telah disusun oleh tim akreditasi. Diskusi dengan para dosen, tendik, dan mahasiswa, peninjauan sarana dan prasarana berupa ruangan kelas, laboratorium, perpustakaan, dan ruangan lainnya baik di kampus I dan kampus II, serta klarifikasi dokumen dan data tambahan oleh asesor dan tim akreditasi juga dilaksanakan pada ALD hari pertama. Atas arahan dari Ketua Senat, ibu Ns. I Dewa Ayu Rismayanti, S.Kep., M.Kep., M.Si., dokumen yang sekiranya belum rampung perlu segera ditindaklanjuti dengan melengkapi data-data yang dibutuhkan berdasarkan kesembilan kriteria yang telah ditetapkan. Dengan batas waktu hingga pukul 17.00 Wita, seluruh dokumen berhasil dilengkapi dan dilaporkan kepada kedua asesor yang tentu saja dilaksanakan dengan kerjasama yang solid oleh tim akreditasi.
ALD pada hari kedua dimulai dengan kerja mandiri dan klarifikasi data tambahan oleh asesor, presentasi diskusi draf penilaian oleh asesor dan tim akreditasi, penandatanganan berita acara ALD, dan diakhiri dengan penutupan dan unggah SIMAK (Sistem Manajemen Akreditasi). Sebelum ditandatangani, berita acara dibagikan kepada tim oleh para asesor untuk dicermati. Adapun hasilnya meliputi aspek penilaian, informasi dari borang Program Studi, informasi borang setelah diverifikasi melalui wawancara dan observasi, dan rekomendasi pembinaan. Dalam kurun waktu kira-kira dua jam, para tim berhasil memberikan klarifikasi beserta bukti fisik dokumen sehingga berita acara yang telah tersampaikan dapat disetujui oleh kedua belah pihak, baik itu oleh para asesor maupun tim akreditasi STIKes Buleleng.
Akreditasi sangat dibutuhkan untuk mengukur mutu pendidikan pada lembaga pendidikan tinggi. Setelah hasil diperoleh pun tidak berarti bahwa perjuangan juga berakhir. Lembaga ini akan semakin teruji dalam meningkatkan kualitas proses belajar mengajar serta mutu dan daya saing lulusan sehingga di masa mendatang lulusan yang dihasilkan dapat bersaing secara global di dunia kerja dan berdayaguna di masyarakat. Kerjasama, kolaborasi, dan koordinasi yang erat terlihat dengan jelas dari awal hingga proses akreditasi ini selesai. Maka dari itu, melalui ALD Prodi S1 Farmasi ini diharapkan STIKes Buleleng semakin terdepan dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa sehingga mampu melahirkan sarjana Farmasi yang berkualitas.

