STIKES BULELENG RAIH DUA PENGHARGAAN PRESTISIUS DALAM AJANG APRESIASI LLDIKTI WILAYAH VIII

Dalam gelaran tahunan Apresiasi Pendidikan Tinggi yang diselenggarakan oleh Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VIII yang mencakup Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Buleleng berhasil mencatatkan prestasi gemilang dan membawa nama besar institusi pendidikan kesehatan di level regional dengan merebut dua penghargaan bergengsi sekaligus, yakni sebagai TERBAIK 2 PT Dengan Pelaporan Tracer Study Terbaik Tahun 2025 dan TERBAIK 2 PT Pemenang Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Masyarakat Oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Terbanyak.

Sebuah pencapaian yang tidak hanya memancarkan kebanggaan internal namun juga meneguhkan posisi strategis STIKES Buleleng sebagai salah satu pelopor dan penggerak inovasi dalam ekosistem pendidikan tinggi vokasi kesehatan di bagian timur Indonesia.

Penghargaan bergengsi yang diserahkan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah VIII dalam sebuah upacara khidmat yang dihadiri oleh seluruh pimpinan perguruan tinggi, para stakeholder pendidikan tinggi di wilayahnya. Bukti nyata tidak terbantahkan atas konsistensi, dedikasi tinggi, dan kerja keras tanpa kenal lelah yang telah ditunjukkan oleh seluruh civitas academica STIKES Buleleng. Mulai dari pimpinan rektorat, para dosen yang penuh pengabdian, tenaga kependidikan yang profesional, hingga mahasiswa-mahasiswi yang penuh semangat dan kreativitas dalam membangun kultur akademik yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing global.

Kategori Pelaporan Tracer Study Terbaik Tahun 2025 secara khusus mengukur dan mengakui keberhasilan STIKES Buleleng dalam melaksanakan penelurusan alumni serta mengoptimalkan jejaring dunia usaha dan dunia industri khususnya di bidang kesehatan sehingga terserapnya alumni STIKES Buleleng dengan maksimal.

Sementara itu, penghargaan Program Pengabdian Kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Masyarakat Oleh BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Terbanyak yang perdana didapatkan semakin menegaskan eksistensi dan sumbangsih mahasiswa STIKES Buleleng kepada masyarakat Buleleng khususnya dan Bali pada umumnya.

Prestasi monumental ini tentu saja bukanlah suatu pencapaian yang instan atau datang secara tiba-tiba, melainkan buah dari sebuah proses transformasi kelembagaan yang panjang, terencana, dan penuh ketekunan yang dipimpin oleh para pimpinan dengan visi yang jauh ke depan, melalui serangkaian langkah strategis seperti revitalisasi kurikulum yang selalu diselaraskan dengan kebutuhan industri kesehatan terkini, peningkatan kapasitas dan kompetensi dosen melalui program sertifikasi dan pelatihan berkelanjutan.

Penguatan infrastruktur pendidikan dan laboratorium klinik terpadu dengan peralatan berteknologi tinggi, serta pengembangan kemitraan yang solid dengan lebih dari lima puluh rumah sakit, puskesmas, klinik, dan industri kesehatan baik di dalam maupun luar negeri untuk memastikan link and match antara dunia akademik dan dunia profesional.

Dampak dari kedua penghargaan ini terhadap reputasi dan daya tarik STIKES Buleleng di tingkat nasional maupun regional diprediksi akan sangat besar dan transformative, karena tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat dan calon mahasiswa baru terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan. Tetapi juga akan membuka lebih lebar lagi pintu-pintu kerjasama dengan berbagai institusi pendidikan ternama di luar negeri.

Peluang penelitian bersama dengan funding yang lebih memadai, serta peluang penempatan kerja bagi lulusan di fasilitas kesehatan berstandar internasional, sehingga secara langsung berkontribusi pada peningkatan angka penerimaan mahasiswa baru, penurunan angka pengangguran lulusan, dan peningkatan kepuasan stakeholder.

Menyikapi penghargaan yang sangat membanggakan ini, Ketua STIKES Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S.Kep., MSi., M.Kes. dalam sebuah wawancara eksklusif, menyatakan bahwa rasa syukur yang mendalam dan penghargaan setinggi-tingginya ditujukan kepada seluruh keluarga besar STIKES Buleleng yang telah bekerja dengan penuh hati. Kami haturkan pula terima kasih kami kepada Kepala LLDIKTI Wilayah VIII dan Kementerian yang telah memberikan panduan, pendampingan, dan pengakuan dengan penghargaan ini.

Dalam pesannya, Dr. Sundayana juga menegaskan bahwa kedua penghargaan ini bukanlah titik akhir, melainkan justru menjadi batu pijakan dan motivasi yang lebih kuat lagi untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, memperluas jaringan kemitraan, dan berkontribusi lebih nyata lagi dalam menangani permasalahan kesehatan masyarakat. Menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis namun juga memiliki karakter kepemimpinan, jiwa kewirausahaan, dan kepedulian sosial yang tinggi. Ke depannya,

STIKES Buleleng berkomitmen untuk terus fokus pada penguatan tiga pilar utama, yaitu pendidikan dan pengajaran yang adaptif dan futuristik, penelitian terapan yang berdampak langsung pada pemecahan masalah kesehatan di masyarakat, dan pengabdian kepada masyarakat yang berkelanjutan, dengan target konkrit seperti memperkuat akreditasi internasional untuk program studinya, mendorong lebih banyak lagi publikasi dosen dan mahasiswa di jurnal-jurnal bereputasi global.

Oleh karena itu, raihan dua penghargaan LLDIKTI Wilayah VIII ini harus dipandang sebagai sebuah momentum sejarah dan titik balik yang strategis bagi STIKES Buleleng untuk mengakselerasi seluruh rencana pengembangannya, memperkuat posisinya sebagai Center of Excellence pendidikan kesehatan, dan pada akhirnya mewujudkan visi besarnya untuk menjadi perguruan tinggi kesehatan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global pada tahun 2030, sekaligus membuktikan bahwa institusi pendidikan swasta di daerah pun mampu bersaing dan menunjukkan kualitas yang setara, bahkan melampaui, berbagai institusi pendidikan negeri yang telah lama berdiri.

KUI_humas

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top