PARA DOSEN FAVORIT YANG TERPILIH  DALAM KEGIATAN DIES NATALIS KE TUJUH STIKES BULELENG (Mendidik Penuh Hati dan Friendly Bareng Mahasiswa)

Menjadi seorang dosen adalah sebuah anugrah, figur sentral dan juga sebuah karir, hati, empati serta panggilan jiwa. Menjadi seorang dosen memang tidak mudah, harus selalu siap dengan materi dari refrensi yang relevan dalam perkuliahan (materi riset). Pendeknya harus mengacu kurikulum, silabus, RPS, dan kisi – kisi soal, dosen memahami  dan mengimplementasikan dengan jujur, kognitif, afektif, psikhomotor, serta bertanggung jawab dengan kinerjanya, karena yang membuat rasa cemas adalah saat melihat hasil evaluasi/edom dosen oleh mahasiswa. Setelah dinilai lebih dalam, ternyata para mahasiswa punya kreteria tertentu (favorit) yang juga telah terlaksana saat event hari jadi lembaga STIKes Buleleng.

Saat menjalani proses perkuliahan, salah satu hal yang diidamkan mahasiswa yaitu adanya dosen pendamping belajar yang seru dan tidak membosankan. Tidak asing lagi rasanya bagi para kaum muda yang pastinya setiap mahasiswa akan mengalami kehidupan lika-liku di dunia kampus, mulai dari interaksi dosen dengan mahasiswa dan mahasiswa dengan tugas-tugas kampusnya, apa lagi dengan tugas-tugas akhir di akhir semester menjadi tingkat tantangan wajib yang harus diselesaikan mahasiswa.

          Awal tahun 2022 menjadi tantangan untuk para dosen mengajar tidak hanya sekedar mengajar namun mampu mendidik dengan hati untuk mencetak generasi-generasi penerus harapan bangsa. Di dunia kampus dosen memegang peran penting dalam perkuliahan dalam proses mengajar dan berinteraksi dengan mahasiswa. Di tengah masihnya penyebaran penyakit Covid-19 tentunya interaksi antara mahasiswa dan dosen selama mengajar berbeda yakni diuji secara teknologi.

         Para mahasiswa biasanya akan mengenal dan tahu bagaimana cara mengajar dosen  setelah berjalan satu tahun perkuliahan. Dari interaksi itulah mahasiswa bisa menilai bagaimana cara dosen mengajar. Bahkan ketika terdapat interaksi yang cukup intens, mahasiswa akan menjadikan dosen terebut sebagai dosen favoritnya.

          Catatan para mahasiswa memilih dosen favoritnya di antaranya saat mengajar mudah dipahami, sabar, santai saat mengajar, bisa merangkul mahasiswanya, ramah, menghargai hadil kerja mahasiswa, mudah ditemui dan dihubungi, cerdas, tidak pelit dengan ilmu, soal ujian seirama dengan sasaran kurikulum, silabus, RPS, dan ada kisi – kisi soal, serta mampu mendengarkan keluhan mahasiswa, powerpoint materi mudah dipahami, humoris, memiliki pandangan luas, update dan tidak gaptek.

           Secara berturut – turut pemilihan dosen favorit dimasukkan dalam kegiatan Dies Natalis STIKes Buleleng, untuk S1 Keperawatan pernah terpilihnya ibu Ns. Dewa Ayu Rismayanti, S.Kep.,M.Kep,M.Si dari Prodi Kebidanan terpilih Desak Ketut Sugiartini, S.ST.,M.Si.,M.Kes, di dies selanjutnya untuk Prodi S1 Keperawatan juga pernah terpilih bapak I Komang Gede Trisna Purwantara,SE.,M.Si.,M.M, pernah terpilih juga bapak Ns. Kadek Yudi Aryawan, S.Kep.,MSi dari prodi S1 Keperawatan dan dari Prodi Kebidanan untuk yang ketiga kalinya masih terpilih lagi Desak Ketut Sugiartini, S.ST.,M.Si.,M.Kes. Pada perayaan Dies Natalis ke-7, tanggal 9 Januari 2022 terpilih sebagai dosen favorit dari Prodi S1 Keperawatan, Ns. Jro Mangku Made Yos Kresnayana, S.Kep.,M.Kep, Prodi Kebidanan, Luh Ayu Purnami, S.ST,M.Tr.Keb, dan S1 Farmasi, Apt.Iyan Hardiana,S.Farm.M.Farm.

          Salah satu tutur mahasiswa alasan memilih dan mengakui bahwa dia punya banyak dosen favorit di STIKes Buleleng namun harus memilih satu untuk melakukan voting. Pemilihan Dosen favorit tiap tahunnya akan diadakan, mahasiswa keperawatan merupakan kelompok prodi mayoritas dalam jumlah yang besar dari prodi yang lainnya yang terdapat di STIKes Buleleng. terpilihnya dosen favorit prodi keperawatan bapak jro yos di tahun 2022, beliau adalah dosen termuda yang banyak dikagumi oleh kaum mahasiswa selebihnya selain cerdas dalam mengajar beliau merupakan dosen yang mampu menjadi teman dan menjadi wadah bercerita bagi setiap mahasiswa untuk mengatasi masalah pembelajaran yang dialami mahasiswa, beliau sangat friendly dan asyik dalam mengajar.

          Tidak jauh berbeda pula, salah satu mahasiswa kebidanan menyampaikan memilih dosen favorit tentunya merupakan dosen yang menyenangkan bagi mahasiswa, dosen ini mampu membuatnya segan, karena nasehat – nasehat yang pernah dilontarkan kepadanya, dan selalu jadi pegangan dalam bersosial.  Terpilih ibu ayu purnami sebagi dosen favorit karena beliau merupakan salah satu dosen yang tangguh, friendly, cerdas dalam memberikan ilmunya, dan  cara mengajarnya yang disukai mahasiswa tidak hanya sekedar memberikan materi saja namun diselingi juga dengan penanyangan video edukasi pembelajaran yang membuat mahasiwa semakin tambah mengerti dengan materi yang diajarkan karena melalui penayangan video tersebut, secara tidak langsung sudah mengeksplor kemampuan diri untuk mengemukakan pendapat dari video yang sudah ditonton, melalui cara mengajar ini sudah relevan dan update di tengah situasi pandemi untuk belajar secara daring. Selain tidak hanya dosen yang pintar dalam mengajar, ibu ayu juga merupakan  dosen yang pintar membagi waktu antara pribadinya dan mahasiswanya, pembahasaan dalam gaya mengajarnya juga membuat salut yang dapat mengambil hati para mahasiswa untuk tetap fokus dalam pembelajaran.

          Begitu pula dengan ungkap mahasiswa farmasi yang memilih dosen favoritnya. Terpilihnya Bapak Iyan karena sesuai dengan pendidikannya dibidang farmasi sekaligus kaprodi farmasi, cara mengajar yang baik yang memudahkan untuk saling sharing mengenai materi, ramah, baik, santai dan seru. Itulah alasan umum maupun khusus yang disukai mahasiswa, namun pastinya menjadi dosen favorit tidak lah luput dari kekurangan namun kekurangan yang dimiliki setiap para dosen dalam mengajar akan saling dilengkapi dengan proses interaksi dan komunikasi yang baik antara dosen dan mahasiswa.

           Ketua STIKes Buleleng, Dr.Ns. I Made Sundayana, S.Kep.,M.Si, memberikan atensinya kepada para dosen untuk dapat selalu meningkatkan kualitas dalam pengajaran. Sebagai pendidik dapat meningkatkan kembali kebutuhan mahasiswa dalam proses pembelajaran yang dimediasi oleh seorang dosen dan dapat menjadi harapan serta figur yang selalu  dikagumi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

en_USEnglish
Scroll to Top