
Pada 08/06/2021 Seorang Dosen Keperawatan STIKes Buleleng sekaligus dosen yang aktif dalam perannya sebagai pengurus di Organisasi Himpunan Perawat Kegawat Darurat Bencana Bali, beliau adalah Ibu Ns. Made Martini, S. Kep.,M.Kep hadir untuk menjadi Narasumber secara Daring di Poltekes Denpasar, dalam kegiatan pengayaan seri XI (Keperawatan Bencana). Dalam kegiatan tersebut, beliau membawakan sebuah materi dengan judul Pembekalan/Pengayaan (Daring) Ujian Kompetensi Keperawatan Diri dan Ners Keperawatan Bencana.
Seorang Dosen dan Narasumber yang sangat patut diteladani ini membagi ilmu dan pengalamannya dalam keperawatan bencana yang merupakan topik yang sedang tren saat ini di tengah pandemi COVID-19. Upaya menuju SDM yang handal integritas tinggi berbasis data merupakan budaya ilmiah yang dibarengi sebuah komunikasi, koordinasi dan konsolidasi dengan dedikasi humanisme ketua STIKes Buleleng, Dr.Ns. I Made Sundayana, S. Kep., M. Si.
Hal itu dengan bangga dan sering terucapkan baik dalam meeting umum, koordinasi khusus, pertemuan terbatas dan prinsip. Bila SDM yang kita miliki dimanfaatkan oleh lembaga atau organisasi lain, entah itu selaku pembicara, narasumber, instruktur, pengambilan kebijakan, itu pertanda SDM tenaga pendidik yang dimiliki lembaga STIKes Buleleng berkualitas dan siap pentas dalam kegiatan ilmiah dalam bentuk pengabdian masyarakat yang terbalut dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Sudah pasti ini merupakan suatu point yang dapat menunjang kualitas lembaga, dan SDM tersebut serta terus dapat meningkatkan kualitas untuk event nasional dan internasional. Tinggal kita memahami warna sebuah manajemen demokrasi pendidikan, selalu menjadi contoh pendidik untuk yang lain sekaligus terobsesi tentang hal tersebut diawali dengan penyampaian informasi sekaligus meminta izin dengan pimpinan lembaga sembari membawa surat pengantar sebagai petunjuk arah dan doa dari ketua dan jajarannya.
Berbicara dengan seorang Narasumber, Beliau akrab di sapa ibu Martini yang merupakan seorang yang cerdas dan menginspirasi, beliau membawakan materi dengan penuh percaya diri dan meyakinkan para peserta dengan seni penanaman ilmu dari topik yang dibawakan, dengan jiwa rendah hati tanpa bermaksud menggurui namun lebih tepatnya beliau ingin berbagi kepada para peserta webinar agar materi yang disampaikan dapat bermanfaat dan dapat digunakan baik nantinya.
Penyampaian materi awal yang menyinggung mengenai tips & trik dalam menjawab soal UKOM. Uji kompetensi yang merupakan uji sumatif dimana soal yang ditampilkan biasanya soal-soal untuk mengambil keputusan klinik, prosedur dan alasan tindakan klinik, kaitannya bahwa teknik yang mendasari yang harus dimiliki adalah kemampuan membaca, mengerti, scanning (membaca sekali lagi), skimming (membaca keseluruhan), dan dapat mengira-ngirakan waktu dalam menjawab satu soal 1 menit (60 detik).
Sangat penting memahami konsep bencana, jadi yang perlu diperhatikan dalam mempersiapkan diri menjawab jenis soal UKOM terkait kegawatdaruratan adalah siklus penanganan bencana. Beliau berharap dengan memahami konsep dasar bencana dan sering berlatih jenis soal-soal yang berkaitan dengan konsep keperawatan bencana akan lebih mudah untuk menjawab soal-soal UKOM dan soal tersebut akan terasa lebih mudah untuk dijawab dengan konsistensi dan persiapan ilmu yang matang dari para peserta dalam menjawab ujian kompetensi.