Pentingnya peranan alumni pada Perguruan Tinggi. Seorang alumni lulusan tahun 2017, beliau bernama Ns. I Komang Adi Santika, S.Kep, lahir di tiyingtali, 17 november 1993, melakukan kunjungan ke kampus yang penuh memori baginya dalam perjuangan menuntut ilmu hingga mencapai gelar Sarjananya yang sekarang sudah bekerja menjadi seorang perawat yang profesional di rumah sakit. Hingga tahun 2021 ini masih ditengah pandemi COVID-19, beliau sungguh terkejut dengan perubahan suasana kampus yang tiap tahunnya mengalami kemajuan dalam pemenuhan sarana dan prasarana, dan pastinya mesti dikenal ditelinga masyarakat yang merupakan satu-satunya Kampus Kesehatan di Buleleng yang sudah terakreditasi dan cukup dikenal oleh masyarakat di luar Kabupaten Buleleng.

Alumni yang akrab disapa Mang Adi memiliki pengalaman praktek yang luar biasa beliau pernah melakukan praktik di RSUD Buleleng, RSJ Provinsi Bali, RSUP sanglah, RSU Kertha Usada, PKM Buleleng 1, PKM Gerokgak 1, PKM Buleleng 2, sedangkan untuk pengalaman kerja pernah bekerja di RSU Semara Ratih dari tahun 2017 sd 2020 kemudian melanjutkan bekerja di RSUD karangasem 2020 sd  Sekarang. Dengan berbagi pengalamannya Beliau memberikan petuahnya kepada adik tingkatnya yang nantinya akan menjadi lulusan yang harus berkualitas dan profesional pastinya, disamping mencapai target lulusan mahasiswa yang siap pakai juga dapat meningkatkan kualitas nama lembaga kampus STIKes Buleleng.

Kesiapan seorang tenaga kesehatan haruslah bermodalkan ilmu pengetahuan serta mental yang kuat yang nantinya akan banyak tantangan yang dihadapi di lapangan, beliau berkata untuk menjadi seorang perawat yang sudah bekerja dengan menjadi seorang mahasiswa perawat disaat menggali ilmu pengetahuan antara teori keperawatan dengan asuhan praktik dilapangan sungguh berbeda, sejatinya ilmu pengetahuan tidak akan pernah berhenti dan akan selalu mengalir.

Dalam hal ini Perguruan Tinggi dan alumninya haruslah bersinergi. Alumni yang sukses tidak bisa dipisahkan dari Perguruan Tinggi tempatnya menimba ilmu. Besar atau kecil sumbangsih Perguruan Tinggi telah menjadi bagian dari suksesnya seorang alumni. Sebaliknya, Perguruan Tinggi yang mampu memfasilitasi dan menghargai alumninya (apalagi yang sudah sukses) melalui wadah Ikatan Alumni maka dengan sendirinya akan dipromosikan sebagai “tempat belajar” yang direkomendasi dan berkualitas. Sangat disayangkan, jika banyak alumni yang sukses dan memiliki potensi, tapi tidak mampu “bersinergi” dengan Perguruan Tingginya. Para alumni yang telah menduduki berbagai posisi penting, tentu akan menjadi salah satu daya tarik bagi masyarakat untuk  memberikan kepercayaan kepada Perguruan Tinggi tersebut, terutama dalam hal pilihan perkuliahan  mereka.  Dengan sendirinya Perguruan Tinggi tersebut akan  tersosialisasikan kepada masyarakat, tanpa harus dilakukan dorongan  yang masif sekalipun.  Tentu akan lain halnya dengan Perguruan Tinggi yang alumninya belum banyak berkiprah, di mana ia harus mempromosikan Perguruan Tinggi dengan berbagai cara untuk menarik simpati masyarakat dan  memberikan kepercayaan kepada mereka.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *