Di tengah multi kesibukannya, Ketua STIKes Buleleng, Dr. Ns. I Made Sundayana, S. Kep, M. Si, selalu mengingatkan agar tetap menjaga dan mendahulukan disiplin kesehatan di tengah Pandemi COVID-19, dalam kegiatan apapun di lembaga STIKes Buleleng, termasuk hari ini, Minggu, 25 April 2021 menyelenggarakan kegiatan UKOM sebanyak 17 orang.

Berdasarkan Surat Keputusan dari pusat Jakarta, sebanyak rekater yang jumlahnya 17 orang  yang eligible (Alumni STIKes Buleleng) telah siap menjalani UKOM di CBT(Computer Based Test) STIKes Buleleng. Berdasarkan petunjuk dan arahan dari pusat, kordinator yang ditunjuk adalah Ibu Ns. Ni Made Yunica Astriani, S.Kep, M.Kep,M.Si dan I Made Dharma Arta di pengawas lokal IT. Pengawas lokal lainnya adalah bapak Ns. Mochamad Heri, S.Kep,M.Kep.

Dalam kesempatan apapun Ketua STIKes Buleleng, selalu mengingatkan awak lembaga dan mahasiswanya untuk disiplin serta selalu meningkatkan SDM melalui kecerdasannya, bila ingin lembaga ini maju dan lulusannya siap pakai. Baginya tingkat kelulusan mahasiswa termasuk UKOM ini, dapat dipengaruhi oleh faktor internal (faktor yang berasal dari dalam diri sendiri individu), dan faktor eksternal (berasal dari luar individu). Sudah pasti faktor  internalnya terdiri  atas intelegensi, kondisi fisik dan persiapan yang berbeda dari mahasiswa.

Pengawas dan yang terkait lainnya terus berpacu menuju kesuksesan dan tergenggam kompetensi dengan bukti Surat Tanda Register (STR), karena Uji Kompetensi Perawat Indonesia merupakan ujian yang dilaksanakan untuk menguji, menentukan, mengukur, dan menilai pengetahuan, keterampilan, serta sikap perawat baik dalam menjalankan profesionalisme, pelayanan kesehatan maupun asuhan keperawatan yang berkelanjutan. Sudah pasti tujuannya untuk mengukur standart perawat yang ditunjukkan dengan mendapatkan Surat Tanda Register (STR).

Kuncinya, Kesiapan adalah  keseluruhan kondisi yang membuatnya siap untuk memberi respon atau jawaban didalam cara tertentu terhadap sesuatu situasi. Diingatkan oleh Kordinator, Tim pengawas, Senat dan Ketua STIKes Buleleng, semua kesiapan mahasiswa akan timbul dari dalam diri yang berhubungan dengan kematangan, karena kematangan berarti kesiapan untuk  melaksanakan kecakapan.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *