Akreditasi adalah sebuah proses yang wajib dilalui oleh sebuah perguruan tinggi dalam rangka mengukur kualitas dan ketercapaian pelaksanaan Tri Dharma yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat. Proses ini melibatkan penyusunan dokumen-dokumen sebagai bukti terlaksananya Tri Dharma tersebut yang nantinya dilaporkan kepada LLDIKTI dan tentunya dievaluasi melalui kunjungan oleh tim asesor. Dengan adanya Covid-19 maka proses tersebut untuk saat ini dilaksanakan secara daring termasuk pengumpulan dokumen borang. Akreditasi tidak hanya melibatkan perguruan tinggi, tetapi juga program studi yang ada di dalamnya sehingga dipandang perlu untuk menyatupadukan segala jenis pendataan. Oleh karena itu pada Senin, 26 April 2021 bertempat di gedung STIKes Buleleng Convention Center (SBCC) dilaksanakan rapat sinkronisasi borang yang dihadiri oleh Senat, LPM, LPPM, serta para dosen yang bertanggungjawab di masing-masing kriteria akreditasi dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak). Rapat kali ini juga dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting untuk menghindari kerumunan dan agar seluruh peserta dapat mengikuti rapat.

Pemaparan dokumen kemudian disampaikan oleh setiap koordinator kriteria, misalnya buku manual SPMI, dokumen SPO, dokumen instruksi kerja, dokumen kerjasama dalam dan luar negeri, dll. Penyusunan dokumen yang telah dilaksanakan tidak luput dari evaluasi demi tercapainya kualitas yang lebih baik. Salah satu bagian dari evaluasi adalah perlunya menambah kuantitas dosen yang mempublikasikan penelitian pada jurnal internasional bereputasi, menyesuaikan visi lembaga yang baru saja diperbaharui dengan dokumen lainnya, menyertakan visi misi prodi pada dokumen terkait, menyusun renstra beserta pemaparan langkah-langkah ke depan yang akan dilaksanakan oleh lembaga seperti misalnya apakah akan menjadi institut, dll. Evaluasi tersebut hendaknya perlu segera disikapi melalui daya tanggap yang sigap dan koordinasi yang erat di antara civitas akademika, saling membahu dan mendukung satu sama lain. Setelah unggah dokumen borang dilaksanakan maka akan diadakan evaluasi oleh tim asesor. Pada kesempatan tersebut, seluruh komponen STIKes Buleleng terkait akan mengikuti sesi tanya jawab. Maka dari itulah, rapat sinkronisasi ini pelru dilaksanakan sehingga paparan atau jawaban yang akan diberikan oleh komponen satu dan lainnya selaras, senada, dan satu persepsi, tidak ada yang tumpang tindih atau tidak sesuai. Hasil akreditasi baik yang telah dicapai oleh STIKes Buleleng memang membanggakan, tetapi hal tersebut bukanlah akhir, melainkan awal kita semua membangun STIKes Buleleng yang lebih bermutu dengan menunjukkan kualitas diri dan lembaga pada proses akreditasi berikutnya.


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *