header-int

STIKES BULELENG TERUS BERBENAH MENUJU PADA KUALITAS LEMBAGA DAN LULUSAN

Sabtu, 13 Feb 2021, 06:59:13 WIB - 22 View
Share
STIKES BULELENG TERUS BERBENAH MENUJU PADA KUALITAS LEMBAGA DAN LULUSAN

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng yang merupakan Lembaga Perguruan Tinggi Swasta yang diselengarakan oleh Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan Singaraja Bali di Kabupaten Bueleleng merupakan wadah mematangkan karakter leaders dan manager mahasiswa, karena orientasinya pada pelayanan kesehatan dalam masyarakat sekaligus kompetensinya untuk mencapai kualitas lembaga dan lulusan yang Unggul dan terdepan dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta menghasilkan tenaga kesehatan yang profesional.

STIKes Buleleng dalam mencapai kualitas lembaga dan lulusan yang baik berdasarkan Tri Dharma perguruan Tinggi yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian dan pengembangan serta pengabdian kepada masyarakat, bukan hanya menjadi tanggung jawab mahasiswa namun seluruh Dosen (pendidik), serta orang-orang yang terlibat dalam proses pembelajaran (sivitas akademika) memiliki tanggung jawab yang sama untuk mencapai lulusan yang siap pakai dan siap kerja serta membangun kualitas lembaga yang unggul di tengah COVID-19 ini.

Sehubungan dengan  Kebijakan Merdeka Belajar oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi menerapkan berbagai strategi yaitu dengan mewujudkan Kampus Merdeka. Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan kebudayaan Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidkan Tinggi, Mahasiswa mendapatkan hak belajar diluar program studinya selama 3 (tiga) semester. STIKes Buleleng mendukung  kebijakan yang sangat baik itu untuk memberikan peningkatan kompetensi dan pengayaan pengalaman mahasiswa  dimasyarakat atau diluar kampus.

 Kita ketahui bersama dengan di situasi yang berbeda saat  ini tahun 2021 dunia masih diancam oleh Pandemi COVID-19. Lembaga Perguruan Tinggi Swasta, STIKes Buleleng menerapkan kampus yang taat akan protocol kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah, ini menjadi ujian oleh lembaga dan mahasiswa yang nantinya akan menjadi calon-calon tenaga kesehatan yang profesional dan siap memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien untuk mencapai tingkat kesembuhan. Lulusan calon tenaga kesehatan dalam hal pengembangan kemampuan emosi, sosial, spritual untuk menghadapi kesulitan dalam pelayanan juga penting. Masyarakat sebagai customer, akan berkembang kebutuhan dan tuntutannya terhadap pelayanan kesehatan sesuai dengan perkembangan ilmu  pengetahuan dan teknologi, jika profesi kesehatan yang tidak kompeten akan mendapat complain masyarakat yang dilayani, sekaligus akan menyatakan ketidak puasan terhadap profesi kesehatan.

Dalam sasaran Kegiatan pembelajaan yang sudah berjalan efektif dengan system daring walaupun masih adanya beberapa kendala yang tak dapat dihindari, peran dosen dalam memfasilitasi penyampain ilmu pengetahuaan kepada mahasiswa dengan humanis dan membimbing, namun karena diperlukan tindak pembelajaran yang lebih banyak praktik, mengingat nantinya akan melakukan pelayanan tindakan medis. Mahasiswa melakukan praktik di Lab STIKes Buleleng dengan system jadwal untuk datang ke kampus, hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan dan praktik kegiatan pembelajaran tetap terlaksana.

Dengan situasi pembelajaran yang demikian, peran lembaga dalam situasi ini membangun sebuah fasilitas yang sangat baik untuk mahasiswa/i STIKes Buleleng maupun tamu yang berkunjung ke kampus STIKes Buleleng. Perguruan tinggi ini menyediakan fasilitas pendukung Protokol kesehatan dengan membangun tempat wajib cuci tangan di pintu gerbang STIKes Buleleng dan disetiap sudut ruangan, selain  itu juga di era new normal ini ketika diperlukaannya diskusi tatap muka antar dosen dan mahasiswa dengan jumlah yang dibatasi, disediakannnya tempat duduk renggang (memiliki jarak) yang sengaja dibuat untuk tetap memperhatikan jaga jarak di situasi umum, hal ini menjadi acuan untuk mendukung  pemutusan mata rantai penyebaran COVID-19. Tak hanya sekedar difasilitasi tempat untuk memperhatikan protocol kesehatan namun STIKes Buleleng dengan ketat mewajibkan seluruh warga kampusnya untuk menerapkan 5M yaitu wajib menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membawa hand sanitizer dan memakai face shield di lingkungan Kampus Merdeka STIKes Buleleng.

Dengan demikian, Untuk mencapai kualitas lembaga dan Lulusan yang profesional yang siap pakai dan siap kerja sesuai dengan harapan dengan berlandaskan attitude yang baik. Maka  disituasi yang masih seperti ini mahasiswa harus memiliki progress/kemajuan dalam menyiapkan masa depan tentunya dengan perjalanan yang tak mudah, jujur dalam bekerja serta menjadi lulusan yang berintegritas. Sebagai profesi kesehatan, baik itu perawat, Bidan, ahli GIZI, kesehatan masyarakat dan managemen pelayanan rumah sakit, juga wajib memilki kompetensi termasuk karakter leaders, dalam hal kemampuan mengelola dan memimpin lebih awal dan dini pribadinya sebagai profesi pelayanan kesehatan menuju kesehatan yang paripurna. Inilah upaya STIKes Buleleng terus berbenah melangkah maju menuju pada kualitas lembaga dan lulusannya, termasuk membangun infrastruktur/sarana prasarana implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, disiplinnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikannya sebagai upaya gayung bersambut menterjemahkan visi, misi dan tujuan lembaga yang diprogramkan.


STIKes Buleleng Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng (STIKes Buleleng) diselenggarakan oleh Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan (YKWK) Singaraja-Bali. Memiliki 6 Program Studi D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Farmasi, Profesi Ners dan Profesi Bidan. STIKes Buleleng beralamat di Jalan Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan
© 2021 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng Follow STIKes Buleleng: Facebook Youtube