header-int

MAHASISWA PROFESI NERS 2018-2019 STASE KOMUNITAS GELAR SEMINAR REGIONAL TENTANG WOUND DRESSING DAN DIABETES STRES

Jumat, 09 Agu 2019, 01:15:08 WIB - 20 View
Share
MAHASISWA PROFESI NERS 2018-2019 STASE KOMUNITAS  GELAR SEMINAR REGIONAL TENTANG WOUND DRESSING DAN DIABETES STRES

Dalam pemahaman Wound Dressing dan Diabetic Stress sering sekali di temui luka yang sulit terdeteksi dan penyembuhannya pun harus dan sudah memiliki kecakapan khusus oleh petugas kesehatan dalam hal ini perawat. Yang penyebabnya dari cidera pada struktur kulit dan tiap tahun hampir 4 juta orang mengalami hal ini, baik di temukan dalam kondisi acute wound yang sembuhnya sesuai dengan proses penyembuhan luka dan chronic wound yaitu sembuh tidak sesuai dengan peruses penyembuhan luka. Faktor letupan emosi, stress karena fisik, pengobatan, keadaan social, atau karena hal lain mungkin menjadi salah satu penyababnya.

Tanggung jawab seorang Kaprodi Ners STIKes Buleleng Ns. Ni Made Dwi Yunica Astriani, S.Kep., M.Kep memang merupakan kewajiban dan tunutan menajemen yang selama ini telah di jalankan dengan sebuah analisis SWOT bersama jajarannya. Perjalanan pendidikan profesi ners hampir menuju pada pencapaian kurikurum, itu berarti kegiatan pendidikan untuk profesi ners untuk ajaran 2018-2019 akan di akhiri pada tanggal 10 Agustus 2019, dengan catatan mereka telah rampung dalam sebuah menajemen kurikurum yang tercanangkan.

Saat ini jumlah mahasiswa ners keseluruhan berjumlah 85 orang, 71 reguler dan sisanya dari program khusus, yang saat ini pembelajaran prakteknya tersebar di 3 tempat lahan praktek, Di RSUD Karangasem, RSUD Wangaya Denpasar, dan komunitasnya di Desa Sanggalangit, Kecamatan Grokgak Buleleng.

Ide penyelanggaraan seminar di berikan support penuh oleh Ketua STIKes Buleleng karena memiliki makna penting yang harus di pahami oleh petugas keperawatan secara profesional yang bertujuan untuk meningkatkan keahlian tugas perawat dalam bidang perawatan luka yang sasarannya petugas keperawatan mampu meningkatkan kompetensinya dalam perawatan luka secara modern. Peserta seminar berasal dari lembaga rumah sakit baik negeri atau swasta, puskesmas, perawat yang memiliki home care, mahasiswa S1 keperawatan, dan mahasiswa ners STIKes Buleleng. Secara keseluruhan peserta seminar sebanyak 300 orang peserta. Seminar tersebut di selenggarakan selasa, 6 agustus 2019 di auditorium 2 STIKes Buleleng yang di buka oleh ketua STIKes Buleleng dan di hadiri pula para rektorat, para kaprodi, biro, dan dosen.

Narasumber acara seminar kali ini adalah Ns. I Made Sukma Wijaya M. Kep. RN., NOC (ET)N dan Ns. I Putu Agus Ariana S, Kep. MSi. WCCA, dengan moderator oleh ketua panitia yaitu Kadek Amerta Puspadana S. Kep. Ketua STIKes Buleleng Dr. Nr I Made Sundayana S, Kep. MSi menyampaikan, pada prinsipnya para tenaga perawat jangan lengah dalam mengisi diri dan uji kopetnsinya agar selalu professional mengambil tindakan cerdas menuju kesembuhan paripurna dan dapat menumbuhkan ketenangan keluarganya.

Terimakasih para peserta tanpa kecuali karena materi seminar ini cukup mantap yaitu tentang perawatan luka dan penanganan stress dan diabetes. Kepada pemakalah terimakasi sudah menyisihkan waktu untuk sebuah kompetensi yang luar biasa tentang luka. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa dapat mebalasnya. Tak kalah juga kepada ketua panitia dan mahasiswa profesi ners, kalian merupakan pion kedepan yang memiliki andil besar dalam menangani tugas suci, yaitu mampu membawa kesembuhan sekaligus tantangan dan jawaban kepada masyarakat luas.

Kita sadari bahwa kekayaan atau kebahagiaan bagi seorang guru (dosen) tidak lebih dari kepuasan batin apabila anak didiknya mampu menjadi orang sukses dan mandiri. Saya bangga kegiatan pembelajaran baik di bangku kuliah, di lahan praktek telah menunjukan hasil yang menggembirakan baik dari Prodi Keperawatan maupun Prodi Kebidanan. Pertahankan itu dan terus tingkatkan untuk sebuah kualitas lembaga kita yang telah memiliki 6 prodi.

Untuk saudara kaprodi profesi ners kawal terus kegiatan pembelajaran di lahan praktek khususnya di komunitas yang di selenggarakan di Desa Sangalangit Grokgak, kesuksesan kegiatan komunitas ini telah melahirkan MMD 1, MMD 2, MMD 3 dan yang menjadi prioritas penyuluhan khusus di masyakarat tersebut adalah demam berdarah dan hipertensi sekaligus menerjamahkan POA ( Planing of action). Rencananya tanggal 8 Agustus 2019 di Gor Sanggalangit yang akan di selenggrakan dengan malam gelar seni dengan menampilkan tokoh seni grokgak (Pak Dawet dan kawan kawan). Penyerahan sembako kepada anak yatim oleh STT Desa Sanggalangit komunitas (mereka yang bekerja dan kuliah di luar Desa Sanggalangit), dan menghadirkan bintang tamu penyanyi professional Bali Dek Ulik dari Denpasar.

Seminar di akhiri pukul 12.00 wita dan di lanjutkan dengan pengarahan khusus oleh pemakalah kepada peserta dari rumah sakit, puskesmas dan perawat yang memiliki home care. Di akhiri dengan pemberian cindera mata kepada pemakalah serta ramah tamah.


STIKes Buleleng Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng (STIKes Buleleng) diselenggarakan oleh Yayasan Kesejahteraan Warga Kesehatan (YKWK) Singaraja-Bali. Memiliki 6 Program Studi D3 Kebidanan, S1 Keperawatan, S1 Kebidanan, S1 Farmasi, Profesi Ners dan Profesi Bidan. STIKes Buleleng beralamat di Jalan Raya Air Sanih Km. 11 Bungkulan
© 2019 Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Buleleng Follow STIKes Buleleng: Facebook Youtube